Warga Desa Sumur Bandung Dukung Kebijakan PT ULI

- Penulis

Sabtu, 14 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Puluhan warga yang tergabung dalam Himpunan Peduli Desa (HIPEDES) melakukan unjuk rasa (UNRAS) di depan PT Universal Luggage Indonesia (ULI). Meski sebelumnya sejumlah tokoh dan pemuda Desa Sumur Bandung mengecam dan menolak aksi unjuk rasa tersebut.

Pantauan di lokasi, aksi anjuk rasa yang digelar pada pukul 15.00 WIB itu, terlihat sejumlah spanduk yang bertuliskan menuntut pencopotan Human Resource Development (HRD) PT ULI.

Para pendemo meminta agar pihak perusahan bisa mengutamakan masyarakat desa Sumur Bandung dalam hal rekrutmen tenaga kerja yang di butuhkan sesuai dengan MOU pihak yayasan dan Desa, Memberikan ruang klasifikasi terkait standarisasi rekrutmen yang lebih di ringankan untuk masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu pihak pendemo meminta agar bisa diskusi dengan petinggi pimpinan perusahaan Universal Luggage Indonesia (ULI) agar bisa mendengarkan semua aspirasi masyarakat yang di wakilkan melalui himpunan pemuda peduli desa.

“Kalau pimpinan petinggi perusahaan PT ULI tidak bisa menemui pendemo pihaknya akan melalukan unjuk rasa kembali,” ungkap Firman dalam orasinya, Sabtu (14/1/2023)

Dalam aksi itu massa melakukan pembakaran ban sebagai bentuk kekecewaan karena pihak perusahaan tidak menemui massa aksi.

Berita sebelumnya, H. Feri tokoh masyarakat Sumur Bandung mengatakan, seruan aksi yang diduga akan dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu, dinilai sengaja merusak kepercayaan pihak perusahaan serta ditumpangi oleh orang luar yang memiliki kepentingan dan menganggap pihak perusahaan PT ULI tidak mengakomodir tenaga kerja khusus warga atau pemuda Desa Sumur Bandung.

“Padahal perusahaan tersebut sudah maksimal mengakomodir tenaga kerja asal wilayah Sumur Bandung dan setau saya itu sudah mencapai 80 persen,” ungkap H Feri kepada wartawan.

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru