KADISKAN Selalu Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan, Lupa Gajinya Dari Pajak Rakyat

- Penulis

Sabtu, 12 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Dari setumpuk permasalahan yang ada di Wilayah Kerja Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, kini telah menuai kritik dan kecaman dari masyarakat, aktifis, dan tokoh penggerak kontrol sosial. Beberapa di antaranya adalah Komunitas Aktifis Jaringan Aspirasi Masyarakat Pandeglang Banten (JAM-P Banten), Tandu Reformasi Keadilan Indonesia (TURKI), Front Pendamping Rakyat (FPR), dan lain-lain.

Para Aktifis Pandeglang geram lantaran selama ini kinerja Dinas Perikanan selalu luput dari Pengawasan Kontrol Sosial sehingga menyebkan dugaan kesewenang-wenangan dalam manajemen birokrasinya, seperti minimnya keterbukaan informasi publik, terbengkalainya Balai Benih Ikan Air Tawar, Pengadaan Barang dan Jasa yang terkesan tertutup, Bantuan Hibah yang jarang diketahui oleh Kepala Desa dan Aparatur Kecamatan, Respon rendah dari para pejabatnya ketika dikonfirmasi, sering mangkir saat disambangi, dan masih banyak catatan kurang baik lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Bahkan menurut Tb. Aujani selaku Ketua Komunitas Aktifis (TURKI) saat diwawancarai mengungkapkan bahwa Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang ini diduga tidak berkompeten lantaran selalu tertutup dan tak pernah mau terbuka untuk memberikan tanggapan atas semua pertanyaan, keluhan, atau aduan dari masyarakat, terutama dari kalangan aktifis dan kontrol sosial.

“Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang ini diduga tidak berkompeten lantaran selalu tertutup dan tak pernah mau terbuka untuk memberikan tanggapan atas semua pertanyaan atau aduan dari masyarakat, terutama dari kalangan aktifis dan kontrol sosial. Padahal Beliau digaji oleh Negara melalui pajak dari Rakyat, seharusnya tidak alergi terhadap pertanyaan, keluhan, ataupum aduan yang berasal dari rakyat. Jangan selalu bungkam saat dikonfirmasi dan selalu mangkir saat audiensi.” Ungkapnya pada Hari Jum’at (11/8/2023).

Kemudian Tb. Aujani juga menambahkan, bahwa kinerja Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang ini sangat rendah, tidak berkompeten dan tidak peduli terhadap masyarakat. Akan tetapi diduga hanya terbuka terhadap kroni-kroninya saja, terlepas apakah itu ikatan keluarga, asosiasi, komunitas, sekte, mazhab, ataupun golongan di luar konteks jabatan.

“Kinerja Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang ini sangat rendah, tidak berkompeten dan tidak peduli terhadap masyarakat umum. Akan tetapi diduga hanya terbuka terhadap kroni-kroninya saja, terlepas apakah itu ikatan keluarga, asosiasi, komunitas, sekte, mazhab, ataupun golongan di luar konteks jabatan. Hal ini harus menjadi Pertimbangan bagi Bupati, DPRD, BKD, dan BAPERJAKAT Kabupaten Pandeglang untuk melakukan evaluasi penggantian, supaya Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang ke depannya bisa dipimpin oleh orang yang tepat sehingga bisa lebih maju, tidak seperti sekarang ini.” Tegas seorang Aktifis Muda yang merupakan Keturunan Keluarga Mantan Bupati Pandeglang Pertama Paska Kemerdekaan, KH. Tb. Abdul Halim Kadupeusing.

Untuk sementara hingga berita ini dimuat Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang belum memberikan respon ataupun tanggapan terkait semua persoalan yang dipertanyakan ini.

(Ron)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru