Ahmad Satibi Nahkodai Karang Taruna Periode 2019-2024 Secara Aklamasi

0
236

Penabanten.com, Tangerang – Karang Taruna Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang menggelar Temu Karya Luar Biasa Periode 2019 – 2024, Acara yang di gelar di Sekretariat Karang Taruna Kecamatan Mauk pada Kamis,17/10/2019

Kegiatan yang di hadiri dari Pengurus Karang Taruna Tingkat Desa hingga Pengurus Karang Taruna Tingkat Kecamatan Mauk.

Pelaksanaan Rapat Temu Karya yang berlangsung hampir 3 (Tiga ) Jam itu pada akhirnya menghasilkan Secara Aklamasi dengan terpilihnya Ahmad Satibi sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk di periode 2019 -2024.

Ahmad Satibi yang baru saja terpilih secara Aklamasi Sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk Mengatakan, Terpilihnya diri nya sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk di Periode 2019-2024 sebuah Amanah yang harus di jalani. Kedepan Karang Taruna Kecamatan Mauk akan terus mengaktipkan berbagai kegiatan menjadi lebih baik.

“Syukur Alhamdulillah atas ijin Allah yang maha kuasa kami diberikan amanah untuk menjalankan roda organisasi karang taruna dikecamatan mauk. Dengan kebeesamaan dan kekompakan pengurus kedepan karang taruna kecamatan mauk semoga menjadi mercusuar di Tingkat Kabupaten Tangerang,” Ujar Satibi

Di katakannya Satibi, karang Taruna merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial.

“Dengan kepengurusan yang baru mampu mendarma bhaktikan dengan kemampuannya, kekompakannya dan bisa membantu segala Program pemerintah dalam rangka mengentaskan permasalahan kesejahteraan yang ada di masyarakat”Ungkapnya

Lebih lanjut Satibi menjelaskan, kedepan struktur kepengurusan yang nantinya akan dibentuk akan membangun komunikasi dengan para OPD serta stakeholder yang ada di kabupaten Tangerang agar Karang Taruna Kecamatan Mauk kedepan lebih progresif.

“Untuk membangun struktur organisasi yang solid tentunya dibutuhkan komunikasi yang baik, hal ini yang akan jadi prioritas, kemudian program kedepan kami akan akan mendata anggota serta pengurus di semua tingkatan, mulai dari tingkat desa dan dimasukan data base kabupaten, tujuannya untuk mempermudah komunikasi serta kordinasi antar pengurus,” Terang Satibi yang akrab di sapa Abil kepada awak media

Ia berharap, Karang Taruna yang di nahkodainya kedepan di setiap Desa agar bisa memunculkan karya khusus yang ada di Desa Masing-masing.

“Kami akan berusaha semaksimal munhkin agar disetiap Desa karang taruna memiliki karya khusus seperti contoh, ada potensi besar peninggalan sejarah seperti di mauk barat yaitu wayang golek peninggalan Raja Banten,” harap nya. (Dian)

Tinggalkan Balasan