Sekjen Lsm Geram Banten Menyayangkan Sikap Camat Yang Alergi Kepada Control Sosial

- Penulis

Sabtu, 1 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Kabupaten Tangerang – Lagi lagi sifat Seorang Camat harus tanggap menerima keluhan masyarakat demi tujuan meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan publik. Diantaranya aktif turun kelapangan dalam hal menerima aspirasi dari masyarakat. Jum’at malam (30/04/2021).

Sehingga Camat atau para pejabat pemerintah semakin tahu apa keluhan dan keinginan masyarakat dalam hal kesejahteraan dan pelayanan publik. Jangan sampai baru ada laporan dari LSM atau informasi dari Media baru, seorang pemimpin mulai melakukan pelayanan.
Hal itu disampaikan Saidi, Sekjen Geram Banten Indonesia saat mengunjungi kediaman Nenek Animah di Kampung Situgabug RT 02 RW 04 Desa Sukatani Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang.

“Saya menyesalkan sikap Camat Cisoka ini, seperti yang dilakukan terhadap wartawan, padahal wartawan hanya butuh informasi atau keterangan dari Bapak Camat soal Nenek Animah, kenapa harus menghindar,” ujar Saidi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap kurang terpuji Ahmad Hapid sebagai Camat Cisoka, terbukti saat wartawan ingin mengkonfirmasi terkait dokumen kependudukan. Kata Saidi, Wartawan sudah menghubungi melalui pesan dan panggilan dari selulernya, namun, Ahmad Hapid tidak memberi tanggapan untuk merespon.

“Bahkan wartawan itu mendapatkan perlakuan kurang baik, saat menemui Ahmad hapid, dia sedang berada persis disamping wartawan, tapi Ia (Camat-red) bersikap cuek dan seolah-olah bukan sebagai Camat, karena sebelumnya Wartawan itu belum mengetahui wajah Camat Cisoka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Saidi menjelaskan, Camat Cisoka Ahmad Hapid saat mengunjungi kediaman Nenek Animah juga membantah bahwa Nenek Animah tidak pernah mendapat bantuan sebelumnya, seperti pemberitaan di media. “Diberita katanya belum pernah mendapat bantuan padahal sebelumnya sudah mendapat bantuan dari Provinsi,” ucap Camat.

Semestinya, kata Saidi, Camat Cisoka jangan alergi terhadap warga atau siapapun yang datang, mereka harus di sambut dengan baik, karena kehadiran mereka bisa membantu informasi yang tidak sampai kepada Camat.

Camat harus berterima kasih kepada mereka, karena secara tidak langsung mereka yang datang itu sudah menjadi kepanjangan tangan pak Camat,” ucapnya.
Kemudian, lanjut dia, sebagai pemimpin, Camat juga harus memilih diksi dan narasi yang mendidik kepada warga.

“Jangan terkesan arogan, diantaranya pada saat warga mengatakan akan ke Sekda atau ke Bupati Tangerang, untuk menjelaskan permasalahan ini, Pak Camat mengatakan dengan nada emosi, Silahkan saya mah enggak takut dilaporkan ke Bupati Juga, mau pindahkan engga apa-apa,” ungkap Saidi menirukan ucapan Camat Cisoka.

Menurut Saidi, itu bukan kata-kata pemimpin yang arif dan bijaksana dalam mengayomi warga nya. Terlebih lagi Camat Cisoka mengatakan, masalah fakir miskin yang tidak dapat bantuan itu banyak dimana-mana.

“Seharusnya kalimat yang keluar dari mulut pemimpin yang cakap bukan itu, tapi, terima kasih informasi nya dari saudara, untuk kedepan nya kita usahakan permasalahan seperti ini, kita minimalisir agar warga yang berhak mendapat bantuan, benar-benar di perhatikan dan tersalurkan,” kata Saidi.

“Ngga perlu lah warga mengajarkan itik berenang, apa lagi se tingkat pa camat, seharusnya mereka sudah mendapatkan tempaan dari pemda setempat, untuk menjadi leader yang baik dan tepat, sebagai kepanjang tanganan Bapak Bupati Tangerang, dalam menjalankan kebijakan Bapak Bupati,” imbuhnya.

Saidi berharap, ini bisa di jadikan perhatian dan pembelajaran juga pengawasan, bagi penentu kebijakan di pucuk pimpinan, siapa pun dia.

(Fras)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru

Gubernur Banten

Relawan Pos Pengamanan Lebaran Dapat Apresiasi Gubernur Andra Soni

Selasa, 24 Mar 2026 - 04:40 WIB