Poktan Di Cikeusik Pandeglang Terima Bantuan RMU, Diduga Tidak Transparan

- Penulis

Minggu, 16 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Pemerintah Mengharapkan meningkatnya Kesejahteraan Petani di Pandeglang khususnya di kecamatan Cikeusik Diharapkan Meningkat.
Terima Bantuan RMU, Kesejahteraan Petani Pandeglang Diharapkan Meningkat, Pemerintah kabupaten Pandeglang, berharap agar produktivitas petani padi di di Cikeusik khususnya. seiring dengan baru di realisasi anggaran pembanguan rice milling unit (RMU) atau Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Cikeusik Pandeglang Banten.

Yang mampu membantu peningkatan produksi beras dan kesejahteraan petani.sabtu 15/07/2023.

RMU tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat lewat propinsi dan kabupaten

Diharapkan kapasitas produksi RMU tersebut mencapai 3 ton per jam. Untuk mengelola fasilitas tersebut.

Namun tujuan pemerintah kadang tidak di indahkan oleh para oknum Poktan yang hanya bisa memanfaatkan untuk kepentingan pribadi saja, hanya bertujuan meraih ke untungan di balik program pemerintah.

Kartono salah satu Gapoktan di desa Cikeusik yang mendapatkan bantuan RMU ini diduga tidak transparan terhadap anggota kelompok maupun masyarakat apalagi publik, karna terlihat di bangunan proyek tidak terpampang papan informasi hal in membuat pertanyaan masyarakat dan publik bangunan apa, anggaran dari mana dan berapa nilai uang dari kucurkan pemerintah untuk bangunan tersebut.

Ketika di mintai keterangan wartawan di lokasi bangunan Kartono mengaku bahwa lagi membangun Rice Milling Unit (RMU) dari program pemerintah khususnya bidang pertanian.

” Betul ini saya sudah membangun dan baru bikin pondasi untuk bangunan tersebut, papan informasi belum saya pasang belum dibikin” Dalihnya

Ditanya soal anggaran nya berapa dia mengatakan kurang lebih 500 jutaan berikut mesin dan bangunan.

Keterangan terpisah kepala desa Cikeusik pada awalnya mengaku tidak pernah tau adanya kelompok tani di desanya yang mendapatkan bantuan tersebut ketika di tanya soal proposal pengajuan dan penandatanganan kepala desa tidak merasa menandatangani.
Setelah di konfirmasi ulang kepala desa mengaku lupa.dan dia juga mengatakan via WhatsApp program tersebut turunya juga tidak tau.
” Oh muhun masalah pertanian mah kelompok turuna te terang (tidak tau-red)”

Dan di tanya soal pengajuan lagi kepala desapun mengaku lagi tidak tau.
” Muhun te terang om” pungkasnya visa WhatsApp.

Sementara Aan Andrian aktivis FPR kabupaten Pandeglang meminta kepada tim monitoring khususnya kepala dinas pertanian kabupaten Pandeglang agar segera turun dan cek lokasi agar para penerima program tidak asal-asalan dalam melaksanakan amanah pemerintah demi untuk kesejahteraan para petani. Karna menurut Aan program tersebut anggaranya cukup lumayan besar dan jangan sampai jadi ajang bacakan.

Kata Aan “Penggilingan beras ini tak hanya akan meningkatkan produktivitas petani untuk menghasilkan beras yang premium, namun juga mewujudkan ketahanan pangan,” pungkasnya.

(Ron)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru