Kapolri dan Panglima TNI Cek Vaksinasi Massal Akabri 98 Nawahasta

0
5

Penabanten.comTangerang, apolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal yang diselenggarakan Alumni Akabri 1998 Nawahasta di Sentra Vaksin Sport Club, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (21/9/2021).

Pada kegiatan itu, hadir pejabat utama Mabes Polri, pejabat utama Mabes TNI, Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari, pejabat utama Polda Banten, Danrem 052 Wijayakrama Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono, pejabat utama Korem 052 Wijayakrama, Dandim 0510 Tigaraksa Letkol Inf Bangun Siregar, para alumni Akabri 1998, dan pejabat utama Polresta Tangerang.

Dalam sambutannya, Kapolri menyebut, akselesari vaksinasi adalah salah satu program prioritas pemerintah dalam pengendalian Covid-19. Kata Kapolri, saat ini di beberapa daerah masih diberlakukan PPKM mulai dari level 1 hingga 4. Sehingga percepatan dan perluasan vaksinasi untuk masyarakat hendaknya dilakukan oleh semua kalangan.

“Apresiasi kepada Akabri 1998 yang telah menyelengarakan Serbuan Vaksin dan Bakti Sosial,” kata Kapolri.

Kapolri melanjutkan, hal yang patut disyukuri adalah, saat ini Covid-19 sudah dapat dikendalikan. Hal itu dapat dilihat dari indikator yakni tingkat penularan Covid-19 yang turun dan Bed Occupancy Rate (BOR) juga mengalami penurunan. Hal itu, tambah Kapolri, merupakan hasil kerja keras TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan relawan.

“Mari kita selalu melakukan yang terbaik dalam menangani Covid-19,” tuturnya.

Apresiasi kepada Akabri 1998 juga disampaikan Panglima TNI. Kata Panglima TNI, apresiasi juga diberikan oleh World Bank atas vaksinasi yang berjalan dengan baik.

“Hal itu dapat dicapai dengan kerja keras kita semua. Perkuat sinergi TNI dan Polri dalam menanggulangi pandemi Covid-19,” kata Panglima TNI.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, peserta vaksinasi sebanyak 3.000 orang. Sasaran penerima vaksin, kata Wahyu, adalah kalangan masyarakat umum, santri, dan difabel.

Untuk kegiatan itu, diturunkan 35 tenaga kesehatan yang terdiri dari 5 orang tenaga kesehatan TNI, 6 orang tenaga kesehatan Polri, dan 24 tenaga kesehatan dari Ciputra Hospital.

“Untuk paket bantuan sosial sebanyak 3.000 yang akan kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tandas Wahyu.

Tinggalkan Balasan