Jangi Dan Sadah Warga Gembor Udik Tidak Mendapat Perhatian Pemerintah

- Penulis

Rabu, 24 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Cikande – Serang, Sungguh sangat memperihatinkan musibah yang menimpah Jangi, 69 th bersama istri Sadah dan 5 orang anaknya. minggu, 31 Januari 2021 gubuk tempat tinggalnya hancur berantakan di terjang angin.

Jangi, 69 th, Buruh harian lepas, warga Kp. Badak Rt.015 Rw.005 Desa Gembor Udik Kecamatan Cikande. dengan didamping Kurdi relawan desa menuturkan musibah yang telah menimpah dirinya bersama istri dan 5 orang anaknya pada minggu, 31 Januari 2021, yang sampai hari ini diliput oleh media. Selasa, 23/2/2021 belum ada yang datang aparat Desa setempat, Kecamatan, Dinsos maupun pihak relawan.

Menurut Jangi, gubuk tempat tinggal keluarganya memang sudah tidak layak sebelum musibah 31 Januari 2021 meluluh lantahkan. hari minggu hujan deras, Jangi memperbaiki atap yang bocor, tiba-tiba datang angin kencang merobohkan gubulnya, untung tidak ada korban istri dan anak segera keluar menyelamatkan diri. cerita Jangi.

Hal senada dibenarkan oleh relawan Desa ” Kurdi ” dan ” Uban ” anggota KSR PMI Kabupaten Serang. Kata Kurdi memamg tempat tinggal Jangi sebelum musibah tidak layak huni.

Yang sangat kami sayangkan, dari peristiwa kejadian itu sampai sekarang tidak ada dari pihak pemerintah maupun swasta yang memberikan bantuan. bahkan dari pihak TKSK dari Kecamatan baru Senin, 22/3/2021 diundang oleh relawan Kurdi untuk meninjau langsung dan segera di upayakan melalui program Bedah Rumah dan diajukan ke Dinas Sosial. Tegas Kurdi

Sekarang Jangi dan keluarganya tinggal digubuk yang didirikan atas bantuan tetanggan berdindingkan karung bekas dan geribik yang sudah reot dan bolong beralaskan tanah, menyatu antar tempat tidur dan dapur tempat masak sehingga sangat memperihatinkan dan tidak layak.

Diliput oleh : Haris Ranau
wartawan : penabanten.com

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru