JAM-P BANTEN Dalam waktu Dekat ini Akan Kirim Surat Aksi Unras Adanya Oknum Pengusaha Gunakan Armada Sumbu Tiga

0
85

penabanten.com, Pandeglang – Segala bentuk pembangunan pasti akan selalu ada dampak bagi lingkungan di sinilah peran Dinas Dinas terkait harus turut andil sesuai tugas dan fungsinya,jangan tutup mata karna banyak dampak terhadap masyarakat dan pengguna jalan yang lain di tambah banyak jalan yang dilintasi rusak parah di akibatkan kendaraan bermuatan puluhan ton.

Pasalnya,dengan adanya dan banyaknya proyek yang berjalan di kabupaten Pandeglang, terutama proyek pembikinan jalan tol Serang panimbang,untuk pengangkutan material batu belah yang di angkut dari lokasi tambang yang berada di wilayah Munjul CV. MB ( Menara Buru ) yang di kirim ke PT.Panca Putri Binabawana.dan para pihak pengusaha banyak menggunakan armada truk tronton sumbu tiga yang di duga jelas unit tronton sumbu tiga di peringatkan tidak boleh masuk di kabupaten Pandeglang.

Jalan Provinsi Panimbang – Munjul yang pernah ramai di beritakan oleh beberapa media, terkait mobil sumbu tiga mengangkut material untuk pembikinan proyek jalan tol,sampai saat ini pihak Dinas belum ada respon yang baik terhadap keluhan masyarakat terutama pengguna jalan yang lain, karena sampai saat ini pun kendaraan sumbu tiga tetap berjalan seperti tidak ada masalah padahal para masyarakat sudah banyak yang komplain.

Hal ini juga di kecam JAM-P BANTEN Jana Sujana Akbar (Jaringan Aspirasi masyarakat Banten) kabupaten Pandeglang provinsi Banten dalam waktu dekat ini akan segera melayangkan surat aksi unjuk rasa ke pihak Dishub Dan Pol PP kabupaten Pandeglang ” karna saya liat parahnya lagi di sepanjang jalan Panimbang – Munjul terlihat jalan rusak parah bahkan ada jalan yang hampir terbelah dua si tambah masyarakat sekitar yang terlintas merasa terganggu dengan suara bising di tambah banyak warga sepanjang pinggir jalan rumahnya terlihat pada retak dengan getaran adanya lintasan mobil sumbu tiga yang bermuatan 35 ton sampai 40 ton yang di duga tonasenya melebihi kapasitas dan banyak pula yang tidak di tutup oleh terpal” ungkapnya ke awak media (26/07/2023)

Menurut N Jana Sujana Akbar pihaknya akan segera geruduk pihak dishub dan Jana juga menyampaikan ke awak media akan kolaborasi dengan beberapa ormas dan masyarakat setempat yang terdampak dan akan turun ke jalan raya akan lakukan penyetopan aktifitas mobil sumbu tiga ” selain kita akan lakukan aksi unjuk rasa kita juga bersama beberapa ormas akan turun langsung ke jalan dengan masa besar-besaran” imbuh ketika JAM-P BANTEN

Kadis Dishub saat di hubungi Via Chat WhatsApp oleh awak media”dia saat ini belum bisa ber aktifitas di karenakan lagi dalam keadaan tidak sehat, ” maaf kang saya lagi di rawat di rumah sakit” ungkapnya.

Kata N Sujana Akbar harus kemana lagi masyarakat mengadu dalam hal ini para Dinas Dinas terkait harus tegas,Bupati di harap segera ambil sikap panggil Dishub pertanyakan sejauh mana kinerjanya,bukan hanya Dishub pihak DPRD,APH pun harus ikut mengawasi dalam permasalahan ini agar masyarakat tidak luntur kepercayaan kepada kepemerintahan khususnya di kabupaten Pandeglang. Pungkas Sujana.

(Tim)

Tinggalkan Balasan