Diduga Mesum, Direktur RS Misi Lebak Pecat Oknum Penjaga Rumdin

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Lebak – Direktur Rumah Sakit Misi Kabupaten Lebak, drg. Denny Hardianto mengaku, dirinya telah memecat Anto, seorang penjaga Rumah Dinas (Rumdin) Direktur RS Misi Lebak, lantaran dinilai telah merusak kredibliitasnya sebagai pengguna fasilitas Rumdin tersebut.

“Setelah dia mengakui perbuatannya, konon karena khilaf, Anto langsung Saya berhentikan. Saat itu juga barang-barangnya yang Ada di kamar Rumdin segera di kemasi, karena ulah dia, Saya nilai sudah merusak citra Saya sebagai pengguna Rumdin Kepala RS Misi,” katanya ketika dikonfirmasi di RS Misi, Sabtu (1/8/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hal itu terkait laporan warga Lebak Saninten, Rangkasbitung pada pihak Kepolisian, yang terjadi pada Kamis Malam (30/7/2020), yang mana warga setempat menduga, telah terjadi perbuatan mesum, yang dibarengi dengan pesta minuman keras di Rumdin tersebut.

Sambung Denny, Kala itu dirinya sebagai pengguna Rumdin, turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Dirinya menjelaskan, sejak pukul 22.00 WIB di malam kejadian itu, dirinya sudah tertidur lelap.

“Ya, saya jelaskan pada polisi, jika dimalam kejadian tersebut, sekitar pukul 22.00 WIB, saya sudah terlelap tidur. Makanya, Saya tidak tahu kalau warga yang mendatangi Rumdin saya, tahu- tahu ada polisi yang jemput Anto, terus terang saya kaget juga saat itu,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, seperti dituturkan warga Lebak saninten yang enggan disebut namanya, bahwa sejumlah Warga yang tengah menjalankan ronda malam, di Kampung Lebak Saninten Rangkasbitung, pada Kamis malam (30/7/2020), mencurigai masuknya dua buah motor ke Rumdin Direktur RS Misi Lebak, sekitar pukul 11.00 WIB, yang masing-masing dikendarai satu orang pria dan wanita.

“Namun, hingga dinihari dua orang beda jenis itu tidak kunjung keluar. Kami sebagai petugas ronda lapor polisi, petugas datang dan mengetuk pintu Rumdin, didalam kamar Anto ditemukan seorang perempuan bukan muhrim, serta beberapa botol Minuman keras, kemudian Anto pun dibawa polisi untuk dimintai keterangan,” tuturnya. (Yans).

Berita Terakait

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka
Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Berita Terakait

Rabu, 8 April 2026 - 16:24 WIB

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk

Rabu, 8 April 2026 - 16:21 WIB

RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:03 WIB

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Berita Terabru