Aktifis JAM-P Dan TURKI Lakukan Aksi, Desak Pemecatan Kepala DISKAN Pandeglang

- Penulis

Selasa, 15 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabnten.com, Pandeglang – Beberapa komunitas aktifis Pandeglang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten pada Hari Selasa (15/8/2023), hal itu dilakukan lantaran banyak persoalan baik di Tahun Anggaran 2023 ataupun di Tahun Anggaran sebelumnya.

Beberapa komunitas Aktifis yang turut melakukan aksi unjuk rasa tersebut di antaranya adalah Jaringan Aspirasi Masyarakat Peduli Banten (JAM-P Banten) dan Komunitas Aktifis Tandu Reformasi Keadilan Indonesia (TURKI).

Menurut N. Sujana Akbar selaku Ketua Presidium JAM-P Banten mengungkapkan, bahwa dugaan penyalahgunaan anggaran bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kelompok Budidaya Ikan (POKDAKAN) di Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang agar segera ditindak tegas oleh Aparat Penegak Hukum, baik itu Kepolisian ataupun kejaksaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dugaan penyalahgunaan anggaran bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kelompok Budidaya Ikan (POKDAKAN) di Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Tahun Anggaran 2023 harus segera ditindak tegas oleh Aparat Penegak Hukum, baik itu Kepolisian ataupun kejaksaan. Karena hal ini diduga telah menyebabkan kerugian keuangan Negara.” Serunya di dalam orasi.

Kemudian Tb. Aujani juga selaku Ketua Komunitas Aktifis Tandu Reformasi Keadilan Indonesia menambahkan, bahwa di Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang saat ini sudah terlalu banyak permasalahan. Mulai dari bantuan budidaya ikan, bantuan mesin kapal, bantuan jaring, pembangunan tempat pelelangan ikan, terbengkalainya balai budidaya ikan air tawar, dan masih banyak segudang permasalahan lainnya.

“Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang saat ini sudah terlalu banyak permasalahan. Mulai dari bantuan budidaya ikan, bantuan mesin kapal, bantuan jaring, pembangunan tempat pelelangan ikan, terbengkalainya balai budidaya ikan air tawar, dan masih banyak segudang permasalahan lainnya yang tertutup tidak sesuai nilai bantuan serta tidak tepat sasaran. Bahkan sampai-sampai beberapa Kepala Desa tidak mengetahui penerima program dari Dinas Perikanan di Wilayah Desanya.” Paparnya.

Selain itu Tb. Aujani juga mendesak kepada Bupati, Badan Kepegawaian Daerah, DPRD, serta Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat Kabupaten Pandeglang agar segera memecat Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang yang diduga tidak berkompeten serta tidak amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Karena sudah terlanjur banyak masalah, maka APH, Inspektorat, BPK, dan KPK harus bertindak tegas. Selain itu Kami juga mendesak kepada Bupati, Badan Kepegawaian Daerah, DPRD, serta Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat Kabupaten Pandeglang agar segera memecat Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang yang diduga tidak berkompeten serta tidak amanah dalam menjalankan tugasnya. Karena masih banyak Putra Daerah yang berkompeten serta terbuka kepada warga tanpa bersikap membedakan golongan atau sektarian.” Tegas seorang Aktifis muda keturunan Keluarga Mantan Bupati Pandeglang Pertama Paska Kemerdekaan, KH. Tb. Abdul Halim Kadupeusing.

Untuk sementara hingga berita ini dimuat, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang belum memberikan jawaban apapun terkait semua permasalahan yang sedang dipertanyakan.

(Ron)

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru