Ylpk Perari ” Pertanyakan Pekerjaan jalan Nasional ,diduga Tidak sesuai SOP, dan Terkesan Lamban

- Penulis

Sabtu, 26 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Proyek betonisasi jalan Nasional Serang – jakarta baru di cor sebelah sudah retak panjang diduga tidak ter-standardisasi, Standar Operasional Prosedur (SOP), jadi pertanyaan di kalangan aktivis Serang timur, salah satunya dari YLPK Perari DPC Serang Timur.

Rabat beton merupakan komposisi bahan campuran yang terdiri dari perbandingan campuran agregat semen, pasir, kerikil dan air sehingga menghasilkan mutu yang disebut dengan “mutu beton”. Berdasarkan campuran mutu beton, hal ini sudah dijelaskan pada campuran beton berdasarkan mutu beton.

Namun proyek betonisasi jalan nasional Serang – jakarta tepatnya di desa parigi kecamatan Cikande patut di pertanyakan pasalnya baru di cor sudah retak putus dari kanan ke kiri,

Ketika diminta tanggapan terkait betonisasi yang baru di cor sudah retak Maulana ketua DPC kabupaten serang menyayangkan baru seumur jagung coran sudah retak ” Sangat di sayangkan baru sebelah di cor sudah ratak, patut diduga ini kualitas rendah atau tidak standarisasi pekerjaan yang tidak profesional. ” Kata ketua DPC YLPK Perari, sabtu (26/8/2023),

Masih dengan ketua DPC YLPK Perari Maulana Kami akan kumpulan Ormas, LSM dan Media untuk membahas ini dan akan secepatnya kami mengirim surat kepada dinas terkait untuk segera turun tangan mengkroscek kerjaan yang sedang berlangsung, agar lapisan masyarakat merasakan bangun yang di harapkan yang nyaman bukan asal -asal yang bisa menghambur-hambur uang Negara, ini uang negara uang rakyat hasil dari kita bayar pajak. Ujarnya

Selain diduga pekerjaan yang lamban diduga tidak profesional banyak dikeluhkan oleh masyarakat salah satunya macet yang tiap hari ketika pergi karyawan dan pulang karyawan dan di rasakan oleh warung-warung yang tekena imbasnya, salah satunya warung inu yang sekarang di depan warung lagi dalam pengerjaan proyek betonisasi, ” Iya Pak, sebelum ada proyek warung saya rame, dari kantor perwast pada kumpulan dari supir -supir yang parkir di belakang Bundes semua ngopi, minum, beli rokok di sini, sekarang sepi karena penghasilan pun menurun.” Katanya

Diketahui, Rabat beton umumnya dibuat menggunakan campuran semen, pasir, dan kerikil dengan perbandingan 1:3:5. Namun kadang-kadang mutu bahan-bahan penyusun rabat beton tersebut berada jauh di bawah standar,

Untuk rabat sendiri biasanya digunakan pada proyek pembangunan gedung ataupun proyek perkerasan jalan yang dimana mutu betonnya sudah diatur pada spesifikasi teknis sebagai pedoman kerja dalam proyek konstruksi. Mengacu pada dokumen SNI 7394:2008 yang sudah menjadi acuan dalam takaran pelaksanaan pengecoran mutu beton.
(Maulana )

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru