Upah Kerja Dihutang, Warga Minta Pengusaha Salvage Bertanggung Jawab

- Penulis

Rabu, 27 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang, Sudah menginjak Empat Bulan, upah kerja warga pada pekerjaan Salvage Tongkang MDM 2 yang kandas di perairan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) tepatnya di Blok Ciramea Semenanjung Ujung Kulon, belum dibayar oleh pengusaha. Hingga akhirnya, mereka meminta bantuan Polsek Sumur untuk mengamankan besi milik perusahaan, hingga tuntutan upah kerja yang belum dibayar, di selesaikan pihak perusahaan.

“Sudah mau menginjak Empat bulan upah kerja kami belum dibayar. Padahal, pekerjaan yang sudah kami laksanakan. Namun, hingga kini belum ada pihak yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan hutang tersebut. Baik dari pengusaha pemilik tongkang, atau pun dari pengusaha PT. Lion Marine selaku perusahaan yang mendapatkan izin melaksanakan kegiatan Salvage tongkang MDM 2 yang kandas di Blok Ciramea Semenanjung Ujung Kulon,” kata sejumlah warga kepada awak media, Selasa, (26/11/19).

Untuk menuntut hak kami, lanjut warga, akhirnya masyarakat memohon bantuan kepada Polsek Sumur, untuk mengamankan besi tua hasil olahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Selundupkan 1.812 Ekor Burung Asal Sumatra, Berhasil Di Gagalkan Team Resor Polres Cilegon

“Hingga ada pihak yang bertanggung jawab dan membayar upah kami. Kami berterima kasih kepada Polsek Sumur yang sudah membantu masyarakat. Mudah mudahan dengan cara demikian, ada pihak yang bertanggung jawab menyelesaikan pembayaran upah kerja kepada masyarakat,” imbuhnya.

Terpisah, dihubungi melalui telephone selularnya, Kapolsek Sumur, AKP membenarkan adanya permohonan warga masyarakat, untuk mengamankan Besi tua yang berkaitan dengan adanya hutang upah kerja.

“Iya, atas dasar permohonan permintaan dari warga masyarakat, kami hanya membantu dan membela masyarakat saja, sesuai permintaan dari masyarakat. Namun, kami juga meminta kepada pemilik besi untuk menunjukan dokumen lengkapnya, dan menyelesaikan urusan dengan masyarakat soal penyelesaian upah kerjanya. Semoga cepat selesai urusannya,” tutupnya. (Risman).

Berita Terakait

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya
Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang
Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum
Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran
LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI
Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke
Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terakait

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:34 WIB

Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:14 WIB

Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:56 WIB

Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:48 WIB

LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:10 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI

Senin, 21 April 2025 - 19:23 WIB

Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke

Selasa, 1 April 2025 - 14:54 WIB

Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terabru