Komisi V: Persiapan Sudah Matang, Pelabuhan Merak Siap Hadapi Puncak Arus Mudik Lebaran

0
6

Penabanten.com, Serang — Komisi V DPR RI melakukan kunjungan lapangan ke terminal Sosoro-Pelabuhan Merak, Jumat (5/4) untuk memastikan kesiapan layanan penyeberangan di lintas Merak – Bakauheni khususnya pada periode puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada Sabtu (6/4) atau H-4 dan Minggu (7/4) atau H-3.

Rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI Lazarus setelah tiba di terminal eksekutif Sosoro-Merak langsung meninjau konter Customer Service di lantai 2, ruang tunggu penumpang, dan juga memeriksa langsung KMP Sebuku yang tengah melakukan proses bongkar muat di dermaga VI Pelabuhan Merak.

“Kami datang untuk mengecek dan memeriksa secara langsung sejauh mana kesiapan Pelabuhan Merak untuk menghadapi arus mudik Lebaran, apalagi besok sudah masuk puncak arus mudik. Kita cek aspek keselamatan, kapalnya apakah sudah melakukan docking, kelaiklautannya, ketersediaan alat-alat keselamatan, sampai juga kebersihan dari fasilitas kapal. Saya lihat ASDP dan mitra terkait termasuk regulator telah mempersiapkan dan mengantisipasi layanan dengan matang untuk menghadapi puncak arus mudik maupun balik,” ujar Lazarus yang berasal dari Fraksi PDI-Perjuangan.

Ia mengungkapkan bahwa ASDP selaku operator penyeberangan telah memaksimalkan persiapan baik sarana dan prasarana, sehingga dapat kita lihat bersama saat ini, masyarakat yang akan mudik dengan kapal ferry dapat melakukan perjalanan dengan lancar, aman, dan selamat. Tidak dapat dipungkiri, layanan di periode Angkutan Lebaran terutama menjelang puncak arus, volume penumpang dan kendaraan mengalami peningkatan yang signifikan.

Senada, anggota Komisi V DPRI dari Fraksi Nasdem, Tamanuri juga turut mengapresiasi ASDP dan seluruh stakeholder penyeberangan yang telah mempersiapkan dan melakukan mitigasi dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2024. “Saya lihat sudah banyak kemajuannya. Tadi di bawah kami lihat tidak ada penumpukan atau kemacetan. Kalau ramai, itu wajar. Karena jelang arus puncak, volume meningkat dan pergerakan bersamaan. Tapi ini kan sudah dioperasikan kapal-kapal ukuran besar, minimal 5000 GT, sehingga bisa mengangkut muatan lebih banyak,” tuturnya.

Direktur Komersial dan Pelayanan M Yusuf Hadi menyambut dan mengapresiasi kunjungan lapangan Komisi V DPR RI di terminal Sosoro, Pelabuhan Merak pada Jumat (5/4) pagi. “Terima kasih dan apresiasi kepada Komisi V DPR RI yang berkenan untuk memastikan secara langsung kesiapan sarana dan prasarana penyeberangan menghadapi puncak arus mudik Lebaran 2024. Tentunya, banyak penilaian, saran, dan kritik yang disampaikan kepada kami akan bermanfaat dan menjadi dukungan bagi kami terus melakukan perbaikan, inovasi dan upaya peningkatanan lainnya,” ujarnya.

Saat ini Pelabuhan Merak dapat menampung hingga 6.026 kendaraan kecil, atau meningkat 500 unit kendaraan dari jumlah sebelumnya  sebesar 5.526 unit kendaraan kecil pada angkutan lebaran tahun lalu. Dermaga 2 Pelabuhan Merak juga telah selesai ditingkatkan kapasitasnya dari 3000 GRT menjadi 10.000 GRT sehingga memungkinkan untuk kapal besar bersandar. Efeknya, kapasitas angkut kapal pun juga naik menjadi 31.299 kendaraan kecil dibandingkan realisasi tahun sebelumnya 30.463 unit kendaraan kecil.

“Tahun ini ASDP bisa memanfaatkan lahan pelabuhan Indah Kiat yang bersebelahan persis dengan dermaga 7 pelabuhan Merak untuk menjadi kantong parkir. Alhamdulillah atas ijin Pelindo, kita bisa buat tembusan ke Indah Kiat. Jadi ketika Merak terpantau padat, bisa dialirkan menuju kantong parkir Indah Kiat dengan daya tampung mencapai 300 unit kendaraan,” ujar Yusuf Hadi menambahkan.

Pada Angleb 2024, kapasitas pelabuhan naik 5% dari total 10.688 kendaraan kecil di tahun lalu menjadi 11.188 kendaraan kecil di tahun ini. Sementara, kapasitas kapal meningkat 2% dari sebelumnya dapat memuat 36.323 kendaraan, kini menjadi 37.159 kendaraan.

*Pemudik Ferry Mulai Ramai*
Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam (periode 04 April 2024 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-6, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 47 unit kapal. Adapun total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 69.158 orang atau naik 3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 67.213 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 2.415 unit atau naik 6% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 2.269 unit. Kendaraan roda empat mencapai 8.789 unit atau naik 6% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 8.271 unit. Total seluruh kendaraan tercatat 14.866 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-6 atau naik 15% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 12.936 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mulai dari H-7 hingga H-6 tercatat 117.453 orang atau turun 17% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 140.669 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 25.838 unit atau turun 10% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 28.807 unit.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 04 April 2024 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-6, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 35 unit kapal. Adapun realisasi total penumpang mencapai 39.151 orang atau turun 14% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 45.451 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 546 unit atau naik 11% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 493 unit. Kendaraan roda empat mencapai 4.342 unit atau turun 20% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.410 unit. Total seluruh kendaraan tercatat 7.804 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-6 atau turun 10% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 8,661 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mulai dari H-7 hingga H-6 tercatat 69.402 orang atau turun 16% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 83,030 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 14,706 unit atau turun 9% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 16.211 unit.

Tinggalkan Balasan