Garbi Lebak Gelar Diskusi

0
335

Penabanten.com, Lebak – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) Chapter Lebak, menggelar acara Ngobrol Inspiratif (Ngopi) di Kedai Kopi Cak Alief Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten.

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar sesama Garbiers Lebak, dengan tema Mencari Pahlawan Indonesia untuk mewujudkan Indonesia kekuatan ke 5 dunia.

Kegiatan yang dihadiri 50 orang Garbiers Lebak dan juga para Pemuda dari berbagai Kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak, seperti Rangkasbitung, Kalanganyar, Cibadak, Warunggunung, Leuwidamar, Muncang, Sajira, Malingping, Wanasalam, Cihara, Panggarangan, Bayah, Cilograng dan Cibeber.

Selain itu hadir pula sebagai pemantik gagasan, yaitu salah seorang tokoh Banten, Irfan Maulidi Hambasi, Penggagas Arah Baru Indonesia (ABI) Banten dan Novis Sugiawan selaku Ketua DPW Garbi Banten.

Baca Juga : Keluarga Fatih Terima Santunan Dari Ketua Gapensi Lebak

Dalam diskusinya Irfan menyampaikan, Narasi Arah Baru Indonesia bukan semata-mata bicara tentang Indonesia, tetapi juga bicara tentang geo-politik dunia, karena Indonesia bagian dari dunia dan akan memimpin dunia.

Sedangkan Novis Sugiawan menuturkan, GARBI adalah narasi Arah Baru Indonesia (ABI) yang bertransformasi menjadi gerakan.

“Trend baru generasi milenial yang menjadi pokok-pokok pikiran yang membangun optimisme untuk Indonesia dan masa depan peradaban,” ungkap Novis.

Beragam tanggapan dan harapan muncul dalam acara Ngopi tersebut, seperti halnya yang dilontarkan Widodo Cahyo salah seorang peserta asal Wanasalam, menurutnya acara ini selain jadi ajang silaturahim juga menjadi wadah diskusi anak muda agar menjadi generasi yang aktif, lincah, progresif dan peduli terhadap berbagai permasalahan bangsa.

Sementara itu Ketua penyelenggara kegiatan Tomy Octavian mengatakan, dirinya merasa optimis acara ala Ngopi Garbi ini, dapat menjadi jembatan sinergi diskusi dan menjadi perekat berbagai elemen anak bangsa.

“Saya optimis sekali, acara seperti ini dapat diselenggarakan kembali, lantaran peminatnya cukup banyak, selain itu juga bisa menjadi sinergi dengan semua elemen,” ujar Tomi. (Gel)

Tinggalkan Balasan