Aksi Damai GMNI Serukan Pemilu Damai Perangi Hoax Dan Awasi Pemilu

0
325

Penabanten.com, Pandeglang – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, mengadakan aksi unjuk rasa damai di Bundaran Alun alun Kabupaten Pandeglang. Kamis, (20/03/19)

Dalam aksinya, mahasiswa GMNI menyerukan 3 ajakan kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang. Pertama, ajakan untuk menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) damai dikota santri dan ulama ini. Kedua, ajakan kepada masyarakat untuk perangi isue isue HOAX. Dan Ketiga, ajakan kepada masyarakat untuk turut mengawasi atau mengontrol jalannya Pemilu pada 17 April nanti. Demi terciptanya penyelenggaraan Pemilu yang sesuai dengan peraturan perundang undangan.

Demikian dikatakan Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pandeglang, Indra A. Patiwara kepada Penabanten.com.

“Sesuai dengan yang termaktub dalam amanat Undang-Undang No. 07 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umun (Pemilu) yang harus dilaksanakan dengan sebagaimana mestinya, dengan sebuah sistem Demokrasi yang kita jalankan saat ini, seharusnya kita bisa lebih antusias ketika PEMILU ini akan dilaksanakan. Karena, di dalam sistem Demokrasi, rakyat berhak untuk menetukan pilihannya. Baik untuk Pemimpin Negara, Kepala Daerah ataupun wakilnya di Parlemen,” ujarnya.

Baca Juga : Tidak Ditanggapi Bupati, Mahasiswa Kembali Menggelar Unras di Pemkab Pandeglang

Pada era Digital ini, kata Indra, deras arusnya informasi, tidak bisa dibendung lagi.baik itu informasi yang jelas, ataupun informasi yang tidak jelas (Hoax). Dan masyarakat dituntut untuk mampu memfilter informasi yang diterima.

“Kita sebagai masyarakat Pandeglang, harus lebih pandai memfilter informasi yang kita terima saat ini. Karena, Hoax, sekarang menjadi musuh kita bersama. Dan dalam momentum politik saat ini, banyak sekali orang-orang yang mau memecah belah bangsa dengan menciptakan isu-isu Agama, Etnis dan isu HOAX,” tambahnya.

“Semoga, dengan terciptanya Pemilu yang berintegritas dan sesuai dengan peraturan dan mekanisme, kita mampu menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan kearah yang lebih baik lagi. Maka dari itu, GMNI mengajak masyarakat, pertama, mari kita ciptakan Pemilu yang damai dikota santri dan ulama ini. Kedua, Mari kita perangi isu-isu HOAX yang ada. Dan yang ketiga, mari Mengontrol jalannya pemilu demi terciptanya penyelenggaran Pemilu yang sesuai dengan Peraturan perundang-undangan,” paparnya.

“Pada Pemilu 17 April nanti, jangan sampai masyarakat terpecah belah karena adanya isue -isue Hoax. Masyarakat pandeglang, harus bisa memerangi isu Hoax, menjadikan pemilu dengan damai, dan tertib, serta, jadilah pemilih cerdas, untuk Pemilu yang berkualitas yang menjunjung tinggi nilai-nilai Persatuan dan kesatuan,” tutupnya. (M4n).

Tinggalkan Balasan