Pencarian Buaya di Kali Cirarap Untuk Sementara di Berhentikan, Tim BPBD Kabupaten Tangerang Evaluasi Cara Penangkapan

- Penulis

Jumat, 11 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Pencarian 3 ekor buaya di kali Cirarap Kp, pekayon RT 005/003 Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang untuk sementara diberhentikan tim BPBD Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 14.30 Wib, Jumat (11/2/2022).

Pencarian buaya yang meresahkan warga sekitar kali Cirarap di Desa Pekayon tersebut di mulai pukul 09.00 Wib, Tim BPBD Kabupaten Tangerang di bantu tim dari BKSDA Tegal angus Jakarta menelusuri kali Cirarap dengan 2 buah perahu karet, setelah menelusuri pinggiran kali sekitar 3 jam buaya yang dicari belum nampak dipermukaan.

Sekitar pukul 11.30 Wib, pasukan beristirahat, setelah sholat Jumat dan makan siang, tim BPBD Kabupaten Tangerang dan BKSDA Jakarta kembali mencari menerjunkan perahu karet, namun karena buaya yang mau di evakuasi tidak muncul di permukaan, akhirnya tim memutuskan pencarian diberhentikan sambil mengevaluasi langkah selanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir menjelaskan pencarian buaya di kali Cirarap kec Sukadiri atas laporan Sekretaris Desa Pekayon menyampaikan penampakan 3 ekor buaya. Buaya tersebut sering mangsa ayam dan kambing warga sekitar sungai.

Untuk mendukung pencarian buaya, kami menerjunkan 18 personil, dibantu 4 orang personil dari Balai Konservasi SDA Tegal Angus Jakarta.

“Personil kami terjunkan 22 orang dari POS MAUK, pos pakuhaji, pos sepatan, BKSDA Jakarta dan perahu karet untuk menyusuri aliran sungai ada 2 buah ” ujar Munir

Munir melanjutkan, pada Saat pencarian satu orang tim BPBD melihat 1 ekor buaya berukuran 2-3 m muncul dipermukaan setelah itu menghilang di air.

Hambatan pada saat pencarian buaya yaitu diantaranya, peralatan penangkapan buaya tidak mendukung, harus ada jaring dan Tim BKSDA Jakarta belum membawa peralatan penangkapan, mereka mengira hanya evakuasi buaya yg sudah di tangkap.

Selanjutnya untuk keamanan kami memasang tanda peringatan binatang buas agar masyarakat tidak beraktifitas di kali.

“Kami beserta tim desa selanjutnya melakukan rapat evaluasi di kantor desa pekayon untuk mencari jalan keluar penangkapan buaya seperti pasang jebakan jaring di kandang buaya dan tenaga ahli atau pawang buaya,” ucap munir

Tak lupa mengucapkan terima kasih kepada tim BPBD Kabupaten Tangerang dan tim BKSDA Jakarta yang sudah membantu warga sukadiri dalam pencarian buaya ( Riska).

Berita Terakait

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terakait

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terabru