DPKP Kabupaten Tangerang Bentuk Kelompok Ekonomi Petani di 10 Desa Lokus Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

- Penulis

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com –  Tangerang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang gelar sosialisasi Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) Tahun 2025, Sosialisasi tersebut di ikuti perwakilan 10 Desa Lokus Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Tangerang, Kamis (17/4/2025).


Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan salah satu salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah kabupaten tangerang untuk penanganan penghapusan kemiskinan ekstrem yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat.


“Berkaitan dengan implementasi strategi tersebut, Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang akan mengembangkan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) di 10 desa lokus kemiskinan esktrem,” kata Asep

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Selain untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, kegiatan PIPL juga dilaksanakan dalam rangka mendukung percepatan peningkatan penganekaragaman pangan masyarakat berbasis pada potensi sumberdaya lokal di daerah. penerima manfaat kegiatan ini adalah masyarakat di lokus kemiskinan ekstrem yang akan dibentuk mejadi Kelompok Ekonomi Petani (KEP).


Penerima Manfaat Serta Penentuan Lokasi Kegiatan Kelembagaan Ekonomi Petani Berada di 7 Kecamatan Yaitu Pada 10 Desa Lokus Tahun 2025 :

  1. Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji
  2. Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur
  3. Desa Ranca Gede, Kecamatan Gunung Kaler
  4. Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya
  5. Desa Daon, Kecamatan Rajeg
  6. Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg
  7. Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya
  8. Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluk Naga
  9. Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg
  10. Desa Cikuya, Kecamatan Solear
    Nantinya KEP atau Kelembagaan Ekonomi Petani akan mendapatkan bantuan untuk proses produksi atau pengolahan mulai dari mesin, peralatan, pengemasan dan pelatihan pengolahan produk. produk yang dihasilkan merupakan produk pangan lokal yang bernilai komersial. pemilihan komoditas pangan yang akan dikembangkan melalui penyediaan teknologi pengolahan yang lebih modern mengacu kepada potensi dan kebutuhan setempat.
    Ia berharap dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi olahan pangan local, serta meningkatnya produksi tepung pangan lokal pada unit usaha KEP (Kelembagaan Ekonomi Petani) yang ditumbuhkan serta menambah penghasilan anggota kep serta dapat mendorong pengembangan industri pangan lokal yang lebih inovatif dan berdaya saing, Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Kabupaten Tangerang menambahkan tujuan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) yaitu untuk meningkatkan nilai tambah produk pangan lokal dengan mengembangkan industry pangan lokal; mendorong inovasi dan teknologi pengolahan; memberdayakan pelaku UMKM pangan; menciptakan lapangan kerja baru; menurunkan tingkat kemiskinan Ekstrem di 10 desa dan membentuk Kelembagaan Ekonomi Petani.
    Lanjut Munir alumni Fakultan Pertanian Universtias Mataram NTB, Kegiatan sosialisasi Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) merupakan Kegiatan kolaborasi penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang tahun 2025.
    “Kami mengharapkan dengan dibentukan Kelompok Ekonomi Petani bisa berkembang usaha pengolahan pangan lokal atau diversifikasi penganekaragaman konsumsi pangan di 10 Desa lokus Pensasaran, Percepatan, dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE,” ujar Dae Munir

(BK/DPKP Kabupaten Tangerang).

Berita Terakait

Kepala Desa Cisoka Hadir, Satunan Anak Yatim Satu Muharam Berkah Rezeki, Berkah Berbagi: Ucapkan Berkah Untuk Keluarga Iyus
Penertiban Pasar Eks  Cisoka Tangerang Picu Perselisihan Antara Pedagang dan Petugas
Ground Breaking IGD Maternal, Hemodialisa dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Ground Breaking IGD Maternal, Hemodialisa dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
POPDA XII Banten Resmi Berakhir, Kabupaten Tangerang Bersiap Jadi Tuan Rumah 2028
Penataan Kawasan Cisoka Dimulai dari Eks TPPS, 81 Pedagang Dapat Tempat Usaha yang Layak
Mantaap. Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang mengadakan Tournamen Sepak Bola Putri Pertama KD PERTIWI Cup
Sekda Buka Seleksi Wawancara Beasiswa Gemilang 2026 ke Universitas Al-Azhar Kairo

Berita Terakait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:17 WIB

Kepala Desa Cisoka Hadir, Satunan Anak Yatim Satu Muharam Berkah Rezeki, Berkah Berbagi: Ucapkan Berkah Untuk Keluarga Iyus

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:46 WIB

Penertiban Pasar Eks  Cisoka Tangerang Picu Perselisihan Antara Pedagang dan Petugas

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

Ground Breaking IGD Maternal, Hemodialisa dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

Ground Breaking IGD Maternal, Hemodialisa dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:25 WIB

POPDA XII Banten Resmi Berakhir, Kabupaten Tangerang Bersiap Jadi Tuan Rumah 2028

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:16 WIB

Penataan Kawasan Cisoka Dimulai dari Eks TPPS, 81 Pedagang Dapat Tempat Usaha yang Layak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:44 WIB

Mantaap. Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang mengadakan Tournamen Sepak Bola Putri Pertama KD PERTIWI Cup

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Sekda Buka Seleksi Wawancara Beasiswa Gemilang 2026 ke Universitas Al-Azhar Kairo

Berita Terabru