Warga Koper Ciptakan Mesin Pembulat Makanan

- Penulis

Senin, 13 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comKabupaten Serang.
Bermodalkan pengalaman kerja dan berani mencoba Wawan (47) ciptakan mesin pembulat makanan di Kampung Koper Kompa RT 002 RW 002, Desa Koper, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Minggu (12/12/2021).

Mesin pembulat makanan tersebut bisa dioprasionalkan dengan mudah dan tidak perlu ribet-ribet. Karena mesin tersebut sudah dilengkapi dengan alat penghitung skala produksi. Dan mesin pembulat tersebut juga bisa mengatur ukuran besar kecilnya produksi bulatan sesuai keinginan.

Wawan warga Koper Kompa selaku pembuat mesin pembulat makanan dihadapan awak media mengatakan bahwa dirinya membuat mesin tersebut guna membantu skala produksi agar lebih mudah dan mendapatkan hasil yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Mesin ini saya ciptakan untuk membantu plaku usaha kuliner dalam menghasilkan sebuah produksi yang baik dalam skala besar tanpa banyak tangan,” Ucap Wawan di kediamannya, Minggu (12/12/2021).

Lanjut Wawan bahwa mesin tersebut bisa menampung adonan sampai kapasitas 8 liter.

” Dengan mesin ini, kita tinggal memasukan bahan adonan yang sudah jadi, bisa langsung dimasukan dipenampung produksi yang nantinya di potong dengan pisau sensor sesuai ukuran yang kita inginkan, dan mesin ini tidak perlu banyak orang. Cara menggunakannya, cukup satu orang dan itupun bisa ditinggalkan tidak perlu ditunggu. Karena mesin ini sudah lengkap dengan alat penunjang yang baik mulai dari alat penekan adonan, alat potong sensor dan penghitung digital, ” Kata Wawan.

Sambung Wawan berkeinginan bahwa dirinya akan membuat rumah produksi agar dapat menyerap tenaga kerja dilingkungannya.

” Saya berkeinginan membuat rumah produksi skala sederhana dengan tujuan agar para pemuda dilingkungan Desa Koper ini, tidak perlu jauh-jauh mencari pekerjaan, dan bagi yang ingin belajar cara membuat alat mesin apa saja bisa belajar dengan mudah ketempat rumah produksi. Hanya saja, ini terhalang oleh modal, Saya sendiri untuk langkah ke depan di tahun 2022, saya sudah rencanakan dan sudah Saya buat sebuah mesin tenaga angin untuk menyedot air dan pembangkit listrik, bertujuan untuk membantu warga yang kurang mampu dapat menikmati listrik dengan gratis, ” Terang Wawan.

Ditempat yang sama Usup Saepudin selaku ketua RT 002 RW 002 Kampung Koper Kompa dihadapan awak media mengatakan bahwa dirinya bangga ada warganya yang memiliki kemampuan menciptakan mesin.

” Saya bangga sekali melihat warga saya, bisa menciptakan mesin pembulat makanan dari initiatif sendiri dan mudah-mudahan para Intansi Pemerintah yang lainnya dapat datang dan melihat langsung Putra bangsanya yang bisa berinovasi tentang wawasan mesin-mesin. Semoga dalam dunia kiprahnya Wawan ini dapat menyerap tenaga kerja yang ada di wilayah kami, ” Ujar Usup.

Ditempat terpisah Sana Jaya selaku kepala Desa Koper dihadapan awak media mengatakan bahwa dirinya bangga dengan adanya inovasi dan berharap pemerintah dapat membantu memasarkannya.

” Saya bangga warga Desa Koper yang selalu kreatif dan punya motivasi, sehingga bisa membuat suatu mesin inovasi. Harapan kami semoga kedepannya lebih di kembangkan lagi bakatnya dan semoga hasil inovasi tersebut bisa dipasarkan. Kami juga berharap kepada pihak Kecamatan, Kabupaten, mendukung dan membantu dlm pemasaran, ” Ucapnya.
Red. Maulana

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru