Penabanten.com – TANGERAN, Terkait adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang dinilai di luar nalar, tujuh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersama Gabungan Masyarakat Pemerhati Kebijakan Publik (GMPKP) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, pada Selasa, 7 Mei 2026.

Aksi ini mengusung tema: “Tolak Kenaikan BBM Non-Subsidi yang Sangat Keterlaluan dan Hentikan Pemiskinan Rakyat”.
H. Alamsyah, selaku Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia dan juga CEO Geram Grup, menyampaikan bahwa aksi ini dipicu oleh lonjakan harga yang tidak masuk akal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam sebulan, harga Pertamina Dex melesat 64 persen, dari Rp14.500 menjadi Rp27.900 per liter per 4 Mei 2026,” tegasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kenaikan ini sangat melukai hati dan mencederai rasa keadilan sosial, serta menjadi bentuk nyata ketidakpekaan pemerintah.
“Yang mana pada akhirnya, rakyat kecil diduga dipaksa membeli Dex Rp27.900 atau Dexlite Rp26.000 sebagai satu-satunya pilihan, lantaran stok solar subsidi kosong,” ucapnya tegas.
Dalam kesempatan tersebut, massa yang ditandatangani oleh 7 LSM dan GMPKP melayangkan 8 tuntutan utama, yaitu:
1. Turunkan harga BBM non-subsidi ke tingkat yang wajar dan manusiawi!
2. DPRD Tangerang jangan diam, suarakan penderitaan rakyat ke pusat!
3. Stop alasan Selat Hormuz! Pejabat tidak kena dampak karena kupon BBM ditanggung rakyat!
4. Hadirkan solusi konkret, jangan bebani rakyat terus!
5. Prioritaskan kesejahteraan, bukan program yang tidak penting!
6. Transparan dalam mengelola anggaran negara!
7. Jangan jadikan rakyat tumbal krisis ekonomi!
8. Mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas mafia BBM yang selama ini diduga menjadi biang keladi kelangkaan di setiap SPBU.
Adapun ketujuh LSM dan organisasi yang tergabung dalam aksi tersebut antara lain:
1. LSM Geram Banten (Ketua: H. Alamsyah)
2. LSM Seroja (Ketua: Taslim Wirawan, S.H.)
3. LSM Mapan (Ketua: H. Safpudin Juhri)
4. LSM Matahari (Ketua: Endang Suherman)
5. LSM Pik Rata (Ketua: Saidi)
6. LSM BP2A2N (Direktur Eksekutif: Ahmad Suhud)
7. LSM PPUK (Hendra Jaya)
Penulis Riska














