Kumala PW Rangkasbitung Angkat Bicara Soal Petani yang Menangis Karena Lahannya Terendam Limbah Galian Pasir

- Penulis

Selasa, 21 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Lebak – Ketua Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Perwakilan Wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Juanda, angkat bicara soal menangisnya para petani di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, karena lahan sawah para petani diduga terendam banjir akibat limbah galian pasir di wilayah tersebut.

Kumala mengaku siap turun kejalan melakukan aksi unjuk rasa untuk membela hak masyarakat, khusunya petani di Desa Mekarjaya terkait terkuburnya lahan sawah petani oleh limbah air galian pasir.

“Kita siap turun kejalan untuk para petani yang lahan sawahnya terendam oleh limbah galian pasir. Kita miris mendengar tangisan petani yang mengaku lahan sawahnya sudah 14 tahun tidak dapat bercocok tanam, dan tidak ada solusi akibat limbah galian pasir tersebut,”kata Ketua Kumala PW Rangkasbitung Juanda pada awak media, Senin (20/12/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Juanda, persoalan ini tentunya bukan hanya tanggung jawab salah satu pihak saja, namun semua pihak terkait harus bertanggung jawab atas peristiawa ini. Seperti, kata Juanda, Saptpol PP Lebak selaku penagak Perda yang utama, kemudian Polres Lebak, Pemkab Lebak, Dinas Lingkungan Hidup dan yang lainnya.

“Kami merasakan tangisan para petani itu, tentu penegak perda jangan tinggal diam, Pemkab Lebak jangan juga diam, ini soal kehidupan warga Lebak, mereka menangis karena lahan untuk hidupnya terkubur oleh air limbah galian pasir, mereka menangis karena bingung untuk biaya anak anaknya sekolah dan biaya hidupnya,”tegas Juanda.

Lanjut Juanda, persoalan ini tentunya harus manejadi perhatian serius bagi pemerintan juga penegak Perda di Lebak. Karena, mereka mungkin lemah dan tidak dapat melakukan tindakan untuk memberhentikan atau meminta pertanggung jawaban dari pihak terkait.

“Jika ini tidak ditanggapi, mungkin kita harus bersama sama membaca undang undangan terkait perlindungan warga miskin. Ini sungguh miris dan keterlaluan. Mereka menagis, mereka biangung karena tidak tau harus bagaimana mencari uang untuk mencari makan, dan biaya anaknya sekolah,”katanya.

Untuk itu, tegas Juanda, pihaknya meminta agar Pemkab Lebak juga pihak – pihak terkait serius menangani persoalan ini dan segera turun ke lokasi untuk menegakan Perda dan menegakan keadilan bagi para petani.

“Saya minta agar segera ditindaklanjuti, “tegasnya.

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru