BPD Dan Tokmas Perdana Gelar Musyawarah Dengan PT KSM Terkait Keluhan Adanya Proyek Galian Pipa PDAM Yang Semerawut

- Penulis

Minggu, 19 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Badan Permusyawatan Desa (BPD) Desa Perdana dan Tokoh Masyarakat menggelar rapat atau musyawarah yang dihadiri oleh Kepala desa (Kades), Humas PT Karya Sepakat Makmur (KSM) dan Humas CV Manggala Adiguna di Kantor Desa Perdana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, Banten. Minggu (19/12/21).

Menurut Sekretaris BPD Perdana, Ahmad Gozali kegiatan aktivitas penggalian tanah dan pemasangan PIPA PDAM yang tengah dikerjakan oleh PT KSM berdampak buruk terhadap penghasilan ekonomi masyarakat desa Perdana, terutama terhadap warung atau kios yang didepannya banyak tumpukan material tanah.

” Kami melakukan musyawarah di kantor desa ingin mengetahui sejauh mana pertanggungjawaban dari PT KSM dan CV Manggala Adiguna karena dengan adanya aktivitas proyek penggalian tanah ini berdampak buruk terhadap penghasilan ekonomi artinya sudah membuat rugi usaha orang lain karena material tanah itu selain mengganggu masuk ke pekarangan rumah warga,” tegas Ahmad Gozali Minggu (19/12/21).

Ahmad Gozali menuturkan bahwa pihaknya meminta kepada PT KSM dan CV Manggala Adiguna agar tidak melanjutkan aktivitas galian tanah tersebut sebelum keputusan musayawarah di kantor desa ini disepakati oleh pihak perusahaan.

” Saya minta pihak PT KSM atau CV Manggala Adiguna agar menghentikan penggalian tanah dulu sebelum ada kesepakatan bersama yakni ada kejelasan tentang ganti rugi yang telah dialami oleh warga selama aktivitas proyek itu berjalan,” pintanya.

Tak hanya itu, Tokoh masyarakat Desa Perdana, Asmadi juga menambahkan bahwa pihaknya bersepakat dengan keputusan BPD Perdana untuk menyetop aktivitas penggalian lokasi tanah Desa Perdana. Apabila pihak perusahaan tidak menghiraukan permintaannya, maka pihaknya tak segan menggelar aksi demontrasi bersama warga.

” Kami meminta kepada perusahaan agar tuntutan kerugian warga kami dipenuhi terlebih dahulu, setelah itu, silahkan lanjutkan kembali, dan apabila masih tetap berjalan tanpa memperhatikan ganti rugi, maka kami tak segan melakukan aksi demo bersama warga perdana,” tandasnya.

Sementara itu, Puji perwakilan dari PT KSM atau Mandor Proyek penggalian tanah dan pemasangan PIPA PDAM yang tengah dikerjakan itu, dirinya akan menyampaikan aspirasi dari BPD selaku perwakilan masyarakat setempat kepada pimpinannya.

Puji juga menyampaikan permohonannya kepada BPD sebelum mendapatkan keputusan dari pimpinan PT KSM untuk melanjutkan aktivitas proyek yang sudah digali artinya hanya mengerjakan pemasangan PIPA PDAM. Alasan Puji, apabila pemasangan PIPA PDAM juga distop ditakutkan lahan yang digali tertimbun lagi karena musim hujan.

” Tidak apa-apa untuk kegiatan penggalian tanah distop dulu sebelum mendapatkan keputusan dari pimpinan, namun untuk pemasangan PIPA saya berharap bisa berjalan karena yang kami takutkan lahan yang sudah dibor tertimbun kembali karena hujan,” pintanya kepada BPD disesi musyawarah itu.

Pada musayawarah, Puji mengemukakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti keluhan yang dialami oleh warga Desa Perdana. Meski begitu, dirinya akan menyampaikan keluhan warga itu membutuhkan waktu sampai besok.

” Saya akan sampaikan kepada pimpinan terkait masalah ini, tapi saya juga minta waktu sampai besok karena pimpinan saya sedang berada diluar kota,” dalihnya.

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru