Aktivis Bersama Konsultan Cek Jalan Desa Tahap III Desa Pasirkadu

- Penulis

Kamis, 3 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Pelaksanaan Pembangunan Perkerasan Jalan di Kampung Pasirhuni Desa Pasirkadu Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten yang bersumber dari anggaran Dana desa (DD) tahap III Tahun Anggaran 2021 menjadi sorotan media dan aktivis, Rabu (02/03/2022).

Sorotan media dan aktivis tersebut terkait dengan dugaan Mark Up harga pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) Perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat dan upah kerja yang berhubungan dengan pelaksanaan Pekerjaan Perkerasan Jalan, Volume P. 650 M X L. 2,5 M, Nilai Anggaran Rp 154.031.600,-

Selain itu, Perkerasan Jalan Telford di Kampung Pasirmahmur dengan Volume P. 60 M x L. 2,5 M Nilai Anggaran Rp 17.774.000,- Tahap II Tahun Anggaran 2021 menjadi perhatian karena dinilai Janggal.

Dari hasil pengawasan langsung dilokasi proyek perkerasan jalan di dua lokasi terlihat pekerjaan perkerasan jalan tidak maksimal untuk Lapis Pondasi Atas (LPA) dan Lapis pondasi bawah (LPB)

Kepada media Aris Doris, Ketua Aktivis Peleton Pemuda menganggap bahwa nilai anggaran yang tercantum pada Plang Informasi terlihat janggal jika dilihat dari hasil pekerjaan.

“Dengan Volume P. 650 M X L. 2,5 M, Nilai Anggaran Rp 154.031.600,- kami anggap pekerjaan itu janggal, sebab hasil analisa langsung bersama Konsultan ketinggian perkerasan tidak sesuai untuk LPA dan LPB,” terang Aris Doris.

Aris Doris menyampaikan dalam jangka waktu dekat ini akan melayangkan surat aksi unjuk rasa terkait dengan 2 (dua) titik perkerasan jalan di desa Pasirkadu.

“Bersama rekan-rekan kami akan layangkan surat aksi unjuk rasa, tuntutannya sederhana agar pihak inspektorat melakukan pemeriksaan laporan pertanggungjawaban keuangan desa untuk penyelenggaraan pembangunan, dan cek lokasi secara langsung,” ungkap Ketua Aktivis Peleton Pemuda.

Dilokasi proyek Iping Saripin selaku Konsultan yang menganalisa langsung proyek akan membuat RAB tandingan dan menghitung jumlah biaya yang dihabiskan.

“Kami akan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan atau Proyek tersebut,” ucap Iping saat melakukan pengukuran jalan bersama Aktivis dan didampingi media.

Iping juga menduga bahwa, Proyek Perkerasan Jalan di Desa Pasirkadu Tahap II dan III Tahun 2021 ada pihak lain yang sengaja menyalahgunakan kepercayaan publik sehingga mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak membuat kebijakan.

“Jika mendengar dari informasi warga sekitar bahwa pekerjaan dikerjakan sebelum Anggaran cair (didahulukan) berarti jelas ada pihak lain yang sengaja mencari keuntungan,” tutur Iping.

Konsultan yang digaet aktivis dan wartawan untuk mengukur langsung pekerjaan itu juga menyampaikan setelah selesai RAB tandingan dikerjakan dirinya akan membandingkan berapa selisih dana desa untuk pembangunan itu.

“Secepatnya kami akan buatkan, nanti baru ketahuan berapa besar selisihnya, dari situ dapat dijadikan dasar untuk melakukan pelaporan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasirkadu Kecamatan Sukaresmi belum dapat memberikan hak jawab atas surat konfirmasi tertulis yang dilayangkan oleh media, namun demikian melalui pesan singkat WhatsApp menyampaikan “Paling tiasa enjing ba’da dohor karna ayena nuju persiapan acara tahlil kanggo kin wengi, enjing Aya acara” (bisa ketemu sehabis dohor karena sekarang lagi persiapan acara tahlilan nanti malam, besok ada acara)

(A.Andrian)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terakait

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terakait

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terabru