Kapolsek Benda Polres Metro Tangerang Kota Pimpin Gelar Apel Ops Yustisi dan Ops Cipkon di Halaman Mapolsek

- Penulis

Minggu, 9 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comKota Tangerang, Kotamadya Tangerang, Banten – Guna menciptakan situasi keamanan, ketertiban masyarakat yang aman dan kondusip, Kepala kepolisian sektor (Kapolsek) Benda Kompol Endang Sukmawijaya, SH,, pimpin apel Tiga Pilar di halaman Mapolsek Benda, Sabtu (8/01/2022) pukul 22:00wib.

Pelaksanaan kegiatan apel ini bertujuan memutus mata rantai, mencegah penularan penyebaran virus Covid-19. Hal demikian ini juga dilaksanakan untuk antisipasi maraknya gangguan ketertiban masyarakat, seperti maraknya keributan antar pemuda maupun gengster motor, aksi pencurian dengan pemberatan aksi pencurian dengan kekerasan maupun aksi kriminalitas lainnya, sekaligus mensinergikan tugas dari unsur tiga pilar dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan damai khususnya di wilayah hukum Polsek Benda Kotamadya Tangerang.

Kompol Endang Sukamwijaya, SH,, saat dikomfirmasi awak media menyampaikan, ” Apel tiga pilar ini atensi pimpinan terkait pelaksanaan giat Ops Yustisi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dan Ops Cipta kondisi untuk ansitisipasi Guantibmas namun ini juga bentuk sinergitas antara TNI-Polri dan Sattrantib sebagai ujung tombak dan garda terdepan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Benda Kompol Endang Sukmawijaya, SH,, menyampaikan amanat agar para anggota personel yang hadir dalam gelar apel ini untuk selalu menjaga kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dengan selalu menerapkan Protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Beliau pun “Kapolsek” menambahkan, sesuai atensi pimpinan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin, S.I.K,, MM,, malam ini kami bersama unsur 3 Pilar menerjunkan anggota sebanyak 25 personel diantaranya 14 personel anggota Polsek Benda, 2 personel anggota TNI, 9 personel anggota Trantib, yang akan melaksanakan patroli mobile skala sedang ke wilayah yang rawan terjadi tawuran, aksi curat dan curat. Adapun route dalam giat Ops Cipkon dan Ops Yustisi ini berlokasi di Jalan Raya Perancis Kelurahan Benda, Jalan Raya Atang Sanjaya Kelurahan Benda, Jalan Raya Husein Sastranegara Kelurahan Jurumudi, Jalan Raya Abdul Rahman Saleh Kelurahan Jurumudi, Jalan Raya Adi Sucipto Kelurahan Pajangbelendung, Jalan Raya Halim Perdana Kusuma Kelurahan Jurumudi Baru.

Untuk Ops Yustisi kami menargetkan ke Cafe-cafe, kedai dan lokasi tempat nongkrong yang tidak mentaati Prokes Covid-19. Apabila dilokasi terlihat atau ditemukan pelanggaran Prokes 5M silahkan anggota personel yang bertugas untuk diberikan himbauan dengan dilakukan peneguran secara humanis agar mereka menutup usaha dan pengunjung segera membubarkan diri. Petugas anggota personel pun tak luput membagikan masker ke masyarakat dan para pengunjung cafe maupun kedai yang tidak memakai masker.

Setelah selesai Ops Yustisi dilanjutkan Ops Cipta kondisi untuk antisipasi Guantibmas 3 C (Curanmor, Curat, Curanras), tawuran warga, balap liar, gengster motor dan kejahatan konvensional lainnya dengan selalu berhati-hati tetap waspada dan jaga selalu kesehatan serta keselamatan dalam bertugas.

Selanjutnya anggota diminta standbye di route route yang telah ditentukan untuk antisipasi gesekan antar warga, gengster motor maupun pelaku tindak kejahatan 3 C. “Kapolsek pun menghimbau kepada anggota personel untuk mengutamakan keamanan diri, rekan, peralatan, perlengkapan, dan kendaraan. Tidak semua anggota ikut melakukan Operasi Cipta Kondisi (CipKon), sebagian anggota melaksanakan pengamanan dan penjagaan di Mako Polsek Benda.

Terakhir, Kapolsek Benda Kompol Endang Sukmawijaya menegaskan agar setiap anggota personel selalu melakukan pemantauan di route yang telah ditentukan dan segera melaporkan ke pimpinan apabila ada hal hal yang mengganggu stabilitas Kamtibmas.

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru