Dugaan Alih Fungsi Tanah Kas Desa Ciagel Disorot, Kepala Desa Belum Berikan Klarifikasi Resmi

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kab. Serang – Pengelolaan aset desa di wilayah Kabupaten Serang kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, polemik melanda Desa Ciagel, Kecamatan Kragilan, terkait kejelasan dan transparansi tata kelola tanah kas desa atau yang akrab dikenal sebagai tanah bengkok. Persoalan ini mulai mencuat ke permukaan setelah sejumlah pihak dan warga mempertanyakan pemanfaatan aset tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tanah bengkok yang sejatinya berfungsi sebagai aset daerah untuk menunjang operasional jalannya pemerintahan desa serta kesejahteraan masyarakat, diduga mengalami masalah dalam hal laporan pengelolaan atau pemanfaatannya yang dinilai kurang transparan.

Kondisi tersebut memicu tanda tanya besar dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai, sebagai aset publik tingkat desa, segala bentuk alih fungsi, penyewaan, maupun hasil panen dari tanah bengkok harus dicatat secara terbuka dan dilaporkan sesuai regulasi perundang-undangan yang berlaku.

Guna menjaga keberimbangan informasi, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Desa (Kades) Ciagel terkait gelombang pertanyaan dan polemik yang berkembang di tengah masyarakat. Namun hingga rilis berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa setempat dilaporkan belum memberikan klarifikasi resmi atau penjelasan detail mengenai duduk perkara pengelolaan tanah bengkok tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap diam atau belum adanya respons dari pihak pemerintah desa ini justru membuat spekulasi di tengah warga kian berkembang. Sejumlah pihak pun mendesak instansi terkait, seperti pihak Kecamatan Kragilan hingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, untuk turun tangan guna melakukan monitoring dan evaluasi (monev) objektif.

Langkah audit atau evaluasi menyeluruh dinilai mendesak untuk dilakukan demi meluruskan polemik, mencegah terjadinya potensi kerugian aset desa, serta mengembalikan hak tata kelola administrasi desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Berita Terakait

Amar Owner PT Arka Putra Didampingi Perumahan Bukit Intan, Rms Adiyaksa, Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H Tahun 2026, 5 Domba Dikurbankan
Ketua PABPDSI Banten Angkat Bicara soal ASN Rangkap Jabatan Jadi Anggota BPD
Putra Zigas Gebrak Panggung Tempat Ngopi Serang
Sulit Ditemui untuk Konfirmasi Masalah Sampah dan Miras, Camat Ciruas Terkesan ‘Alergi’ terhadap Wartawan
Ratusan Warga Nambo Ilir Demo PT Tunas Alpin, Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Intaian Maut di Jalan Sepatan-Pakuhaji: Kendaraan Berat Melanggar Jam Operasional, Warga Menjerit
PD.Obie- Biggest Buffalo Manfaatkan Momentum Ramadhan untuk Dongkrak Penjualan
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI Bahas Ketahanan Pangan

Berita Terakait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:49 WIB

Dugaan Alih Fungsi Tanah Kas Desa Ciagel Disorot, Kepala Desa Belum Berikan Klarifikasi Resmi

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:54 WIB

Amar Owner PT Arka Putra Didampingi Perumahan Bukit Intan, Rms Adiyaksa, Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H Tahun 2026, 5 Domba Dikurbankan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:08 WIB

Ketua PABPDSI Banten Angkat Bicara soal ASN Rangkap Jabatan Jadi Anggota BPD

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:32 WIB

Putra Zigas Gebrak Panggung Tempat Ngopi Serang

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:25 WIB

Sulit Ditemui untuk Konfirmasi Masalah Sampah dan Miras, Camat Ciruas Terkesan ‘Alergi’ terhadap Wartawan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:43 WIB

Ratusan Warga Nambo Ilir Demo PT Tunas Alpin, Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:40 WIB

Intaian Maut di Jalan Sepatan-Pakuhaji: Kendaraan Berat Melanggar Jam Operasional, Warga Menjerit

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:35 WIB

PD.Obie- Biggest Buffalo Manfaatkan Momentum Ramadhan untuk Dongkrak Penjualan

Berita Terabru