Arus Air Menyempit, Warga Keluhkan Tumpukan Limbah Di Irigasi

- Penulis

Selasa, 5 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Warga Kampung Tanah, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, keluhkan industri limbah yang berdiri di bantaran Irigasi Jalan Baru, karena membuat kali kotor dan semakin menyempit.

Salah satu warga, Kampung Tanah, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Rustam mengatakan, industri limbah yang berdiri dibantaran Irigasi Jalan Baru tidak bisa dibiarkan, karena, kalau dibiarkan dan tidak ada yang menertibkan, lama kelamaan akan semakin banyak pengusaha limbah yang akan mengikuti. Dia mengaku khawatir, jika tidak ditertibkan akan menimbulkan penyakit, dan membuat sebagian sungai bisa menjadi sempit.

“Saya perhatikan sudah lama berdirinya pengusaha limbah diatas bantaran Irigasi, saat ini ada 2 pengusaha, namun jika dibiarkan bisa bertambah banyak. Namun sampai saat ini belum ada peneguran dari pihak terkait, semua terkesan diam padahal ini sangat berbahaya untuk lingkungan dan kesehatan warga jika dibiarkan, ” kata Rustam kepada Wartawan, Selasa (5/11/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rustam mengaku tidak mengetahui jenis limbah apa yang diproduksi, namun dia berharap pemerintah Desa Kedung Dalem dan Kecamatan Mauk melakukan tindakan tegas, dengan menertibkan usaha dan bangunan yang ada di bantaran Irigasi. Menurut Rustam, kali merupakan salah satu warisan yang harus dijaga kebersihannya.

Dia mengatakan, masyarakat tidak melarang ataupun menghalang-halangi orang yang ingin mendirikan usaha, namun Rustam meminta, para pengusaha atau pemilik industri tidak merusak libgkungan sekitar.

“Limbah jenis apanya saya kurang tahu pasti, tetapi kalau dilihat itu campuran, ada berbahan plastik. Kita harus menjaganya karena Irigasi atau Kali merupakan warisan sekaligus investasi untuk anak cucu kedepan, kami hanya ingin mereka tidak merusak lingkungan, itu saja, ” ungkapnya.

Sementara itu, Aktivis Lingkungan Ahmad Satibi menyayangkan sekali dengan berdirinya pengusaha limbah diatas bantaran sungai. Menurut Satibi, jika dibiarkan tanpa ada penegasan dari pemerintah, limbah-limbah yang berada dibantaran Kali Jalan Baru akan berdampak terhadap lingkungan yang ada.

“Saya berharap agar pihak desa dan kecamatan untuk menertibkan limbah yang berdiri diatas bantaran irigasi itu, sebelum semuanya terlambat dan Irigasi Jalan Baru menjadi rusak parah,” ucapnya. (Mad)

Berita Terakait

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terakait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terabru