Gunakan Analogi Ilmu Nahwu, Menteri Nusron Ajak Santri YASPIDA Sukabumi Siap Jadi Pemimpin Bangsa

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Sukabumi – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, membakar semangat ratusan santri untuk berani mengambil peran strategis di panggung nasional. Pesan kuat ini disampaikannya saat menghadiri puncak perayaan Milad ke-26 Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (04/06/2026).

Menteri Nusron menegaskan bahwa santri zaman sekarang tidak boleh lagi sekadar menjadi penonton roda pembangunan, melainkan harus menempa diri menjadi motor penggerak masa depan.

“Santri harus siap menjadi pemimpin di berbagai bidang. Ada yang menjadi ulama, ada yang menjadi teknokrat, dan ada yang menjadi pemimpin bangsa. Semua harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Nusron Wahid di hadapan para santri dan pengasuh pesantren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analogi Ilmu Nahwu untuk Kepemimpinan Masa Depan
Ada momen menarik saat Menteri ATR/BPN memberikan orasi ilmiahnya. Menggunakan latar belakang keilmuan pesantren yang kental, ia menganalogikan posisi generasi muda dengan istilah tata bahasa Arab (ilmu nahwu).

Ia mengibaratkan santri saat ini sebagai mudhaf ilaih (yang disandari), namun kelak harus siap bermutasi menjadi mudhaf (yang bersandar/berdiri sendiri) sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan pendahulu.

Merujuk pada ajaran ulama besar Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Nusron memaparkan tiga pilar utama untuk memajukan umat dan menyejahterakan bangsa. Ketiganya meliputi kedalaman ilmu ulama (ilmal ulama), kebijaksanaan para perumus kebijakan atau teknokrat (hikmatal hukama), serta ketegasan wawasan kebangsaan dan politik (siyasatul muluk).

“Santri tidak boleh apatis terhadap politik. Santri harus melek dan memahami kebijakan publik serta kehidupan berbangsa agar mampu ikut menentukan arah masa depan Indonesia,” cetusnya.

Tak sekadar memberikan wejangan, kehadiran Menteri Nusron di Sukabumi juga membawa misi krusial terkait legalitas tanah keagamaan. Secara simbolis, ia menyerahkan sertipikat tanah wakaf langsung kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA, K.H. E.S. Mubarok.

Langkah ini merupakan bagian dari akselerasi program pemerintah dalam memberikan jaminan kepastian hukum atas aset-aset lembaga pendidikan Islam. Dengan legalitas yang murni, lahan pesantren diharapkan dapat dikembangkan secara maksimal guna mendukung kegiatan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Turut hadir menyaksikan momentum ini sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Kapolres Sukabumi AKBP Samian, Kepala Kantah Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan, serta mantan Kabiro Humas yang kini menjabat Kakanwil BPN Kaltim, Shamy Ardian.

Berita Terakait

Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN
Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun
Kantor Pertanahan Kota Serang Perkuat Sinergi Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf melalui
GEMAPATAS TAWAF
Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional
Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, Kantor Pertanahan Kota Serang Serahkan 10 Sertipikat BMN ke Pemkot Serang
Gencarkan Gerakan “Urus Sendiri Tanpa Perantara”, Kantah Kota Serang Komit Wujudkan Birokrasi Bersih dan Transparan
Politeknik Agraria STPN Tawarkan Program Studi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang

Berita Terakait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:05 WIB

Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:31 WIB

Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:01 WIB

Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:59 WIB

Kantor Pertanahan Kota Serang Perkuat Sinergi Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf melalui
GEMAPATAS TAWAF

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:49 WIB

Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:40 WIB

Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, Kantor Pertanahan Kota Serang Serahkan 10 Sertipikat BMN ke Pemkot Serang

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:36 WIB

Gencarkan Gerakan “Urus Sendiri Tanpa Perantara”, Kantah Kota Serang Komit Wujudkan Birokrasi Bersih dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:15 WIB

Politeknik Agraria STPN Tawarkan Program Studi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang

Berita Terabru