Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Dengan Humanis Bubarkan Anak-Anak ABG Yang Masih Nongrong Sekaligus Edukasi Prokes

- Penulis

Kamis, 7 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comLebak, Guna menjaga kondisifitas kamtibmas selama bulan suci ramadhan, jajaran personel Polsek Rangkasbitung Polres Lebak, laksanakan patroli sampai menjelang waktu Sahur, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi adanya gangguan kamtibmas dan keresahan warga masyarakat yang biasa dilakukan Anak-anak (ABG) dalam mengisi waktu luang sebelum maupun sesudah waktu Sahur. Rabu (06/04//2022).

Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan.S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Rangkasbitung AKP Pipih Iwan Hermansyah.SH, menjelaskan bahwa dalam Bulan Suci Ramadhan, selalu ada saja efuria yang berlebihan terutama dari kalangan anak-anak ABG, dalam mengisi waktu Sahurnya yang cenderung mengundang keresahan warga masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas seperti perang sarung, membunyikan mercon atau petasan bahkan balap liar, maka jajaran personel Polsek Rangkasbitung, melaksanakan kegiatan patroli di sepanjang Jalan Multatuli,Kampung Cimesir dan Jembatan II,” ujar Kapolsek Rangkasbitung.

Yang melaksanakan kegiatan patroli Sahur,IPDA Saepullah dan BRIPKA Wahyu.ZJ,
menggunakan Randis KR 4 dengan menyisir ke beberapa titik lokasi di Jalan Multatuli, dan Kampung Cimesir, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, yang di anggap rawan terjadinya tempat berkumpulnya kalangan Anak-anak ABG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat patroli Sahur tiba di kampung Cimesir melihat komunitas Anak Baru Gede (ABG) yang sedang berkumpul atau berkerumun, patut di duga akan melakukan kegiatan seperti yang tersebut di atas, kemudian secara humanis menyampaikan edukasi prokes serta dihimbau segera membubarkan diri untuk pulang ke rumah masing – masing untuk segera Sahur,”pungkas Kapolsek Rangkasbitung.

POLSEK RANGKASBITUNG POLRES LEBAK

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru