Perlawanan Berujung Tragedi: Advokat di Tangerang Ditikam Debt Collector

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Insiden berdarah menimpa seorang praktisi hukum, Bastian Sori, di kawasan Perumahan Palem Semi, Kelapa Dua, Selasa (24/2/2026). Korban terpaksa dilarikan ke ruang perawatan intensif RSUD Kabupaten Tangerang setelah menderita luka tusuk di bagian perut akibat serangan membabi buta sekelompok penagih utang (debt collector).

Kronologi Penarikan Paksa
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula saat tiga pria yang mengaku sebagai utusan perusahaan pembiayaan mendatangi kediaman korban. Niat mereka satu: menyita unit mobil milik Bastian.

Sebagai seorang advokat yang paham hukum, Bastian menolak tindakan tersebut karena dinilai menyalahi prosedur eksekusi jaminan fidusia. Namun, adu argumen yang terjadi justru berujung anarkis. Situasi memanas hingga salah satu pelaku nekat menghujamkan senjata tajam ke arah perut korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Respons Cepat Kepolisian
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, mengonfirmasi kebenaran peristiwa penganiayaan berat tersebut. Pihaknya menyatakan tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme berkedok penagihan utang di wilayah hukumnya.

“Kami sudah memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Tim Reskrim sedang melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku atau ‘matel’ yang bertindak arogan ini,” tegas AKBP Boy saat dikonfirmasi.

Video Kejadian Viral
Aksi brutal tersebut sempat terekam kamera dan kini tersebar luas di media sosial Instagram. Dalam potongan video yang beredar, terlihat para pelaku memaksa masuk ke area privasi korban sebelum keributan pecah.

Polres Tangsel memastikan akan mengusut tuntas kasus ini. Kapolres bahkan sempat menjenguk korban di rumah sakit untuk memastikan kondisi korban stabil serta menegaskan komitmen Polri dalam menindak tegas segala bentuk kekerasan di muka umum.

Berita Terakait

Sakit Hati Disebut ‘Mokondo’, Pria Ini Nekat Habisi Nyawa Seorang Janda di Cipocok Jaya
Gerak Cepat! Polresta Serang Kota Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Perempuan di Cipocok Jaya
Berbekal Rekaman CCTV, Pelaku Curanmor Bersenpi Diringkus Tim Resmob Polres Serang
PRT Jadi Korban Penganiayaan dan Perampasan oleh Majikan, Penasehat Hukum: Wajib Diproses Hukum
Polsek Pamarayan Berhasil Meringkus Pelaku Penganiayaan, Korban  Nyaris Kehilangan Nyawa
Sebelum Tempuh Jalur Pidana, Kantor Hukum PKBB Dorong Pemeriksaan Inspektorat atas Kades Kondang Jaya
Kasus Dugaan Pengeroyokan Masuk Tahap Penyelidikan, Polsek Cikedal Kirim SP2HP ke Pelapor
Dugaan Pengeroyokan di Situ Cikedal: Kantor Hukum PKBB & Partner Resmi Dampingi Korban, Desak Transparansi Aparat

Berita Terakait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:40 WIB

Sakit Hati Disebut ‘Mokondo’, Pria Ini Nekat Habisi Nyawa Seorang Janda di Cipocok Jaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:27 WIB

Gerak Cepat! Polresta Serang Kota Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Perempuan di Cipocok Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:19 WIB

Berbekal Rekaman CCTV, Pelaku Curanmor Bersenpi Diringkus Tim Resmob Polres Serang

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

PRT Jadi Korban Penganiayaan dan Perampasan oleh Majikan, Penasehat Hukum: Wajib Diproses Hukum

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:35 WIB

Polsek Pamarayan Berhasil Meringkus Pelaku Penganiayaan, Korban  Nyaris Kehilangan Nyawa

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:51 WIB

Sebelum Tempuh Jalur Pidana, Kantor Hukum PKBB Dorong Pemeriksaan Inspektorat atas Kades Kondang Jaya

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:03 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Masuk Tahap Penyelidikan, Polsek Cikedal Kirim SP2HP ke Pelapor

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:36 WIB

Perlawanan Berujung Tragedi: Advokat di Tangerang Ditikam Debt Collector

Berita Terabru