FISIP UNMA Perkuat Pendidikan Anak di Desa Muruy Melalui Program Pengabdian Masyarakat

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Puluhan anak berbaris rapi dengan senyum merekah di halaman Madrasah Diniyah Awaliah (MDA) Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Di tangan mereka tergenggam tas sekolah baru, sementara dari kejauhan para orang tua menyaksikan dengan raut wajah lega. Bagi sebagian keluarga di desa tersebut, menyediakan perlengkapan sekolah seperti tas, buku, dan alat tulis merupakan tantangan tersendiri di tengah pemenuhan kebutuhan rumah tangga harian. 

Situasi ini menggerakkan Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) untuk menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Peduli Pendidikan di Pedesaan, Mencerdaskan Anak Bangsa”. 

Dalam aksi sosial ini, puluhan dosen gabungan dari FISIP, Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bersama mahasiswa menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada sekitar 100 siswa Madrasah Diniyah Awaliah (MDA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan serta motivasi belajar untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak pedesaan. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Universitas Mathla’ul Anwar, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam merespons persoalan riil di masyarakat. Pendidikan dipandang bukan hanya sebagai urusan lembaga sekolah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. 

Wakil Rektor II Universitas Mathla’ul Anwar Banten, Nur Aziz Hakim, S.H., M.M., M.Kn., menegaskan bahwa fungsi perguruan tinggi tidak boleh sebatas pusat transfer ilmu pengetahuan di ruang kelas. 
“Perguruan tinggi tidak boleh berhenti sebagai pusat transfer ilmu pengetahuan. Kampus harus hadir di tengah masyarakat, merasakan persoalan yang mereka hadapi, lalu menawarkan solusi nyata.

Pendidikan adalah investasi terbesar bangsa. Karena itu, setiap anak, termasuk yang berada di pelosok desa, berhak memperoleh perhatian dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tegas Nur Aziz Hakim.
 
Beliau menambahkan bahwa keberhasilan perguruan tinggi juga diukur dari kebermanfaatan yang dirasakan langsung oleh warga sekitar, di mana kampus bertindak sebagai mitra pembangunan. 

Dekan FISIP Universitas Mathla’ul Anwar, Said Ariyan, M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk memastikan keilmuan akademis memberi dampak nyata. 

“Kami ingin memastikan bahwa ilmu yang dipelajari di kampus memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat adalah tanggung jawab moral perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan,” ungkap Said Ariyan. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi sinergis antara sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan keluarga.
 
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UNMA, Ombi Romli, M.Si., menjelaskan bahwa bantuan perlengkapan sekolah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus melecut semangat belajar anak-anak. 

“Kami ingin anak-anak memiliki semangat untuk terus belajar dan berani bercita-cita. Bantuan ini memang sederhana, tetapi kami berharap dapat meringankan beban orang tua sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus bersekolah. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas pihak agar manfaatnya lebih luas,” ujar Ombi Romli.
 
Bagi masyarakat Desa Muruy, kehadiran FISIP UNMA tidak sekadar membawa bantuan fisik berupa tas dan alat tulis, tetapi juga menegaskan harapan bahwa anak-anak di pedesaan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. 

Berita Terakait

Syarat ‘Tidak Berjilbab’ di Lowongan Kerja Banten, Ketua GEMA MA Irwandi: Ini Penghinaan Terhadap Tanah Santri!
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini Tegaskan Pentingnya Penguatan Pendanaan APBN-APBD Untuk Pesantren
Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level
Resmi! Didampingi Kuasa Hukum PAHAM, Ketua Gema MA Banten Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polda Banten
Buntut Pemukulan oleh Oknum Pendukung Calon Ketum PBMA, Ketua Gema MA Banten Tempuh Jalur Hukum

Berita Terakait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:38 WIB

FISIP UNMA Perkuat Pendidikan Anak di Desa Muruy Melalui Program Pengabdian Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 17:18 WIB

Syarat ‘Tidak Berjilbab’ di Lowongan Kerja Banten, Ketua GEMA MA Irwandi: Ini Penghinaan Terhadap Tanah Santri!

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:27 WIB

Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini Tegaskan Pentingnya Penguatan Pendanaan APBN-APBD Untuk Pesantren

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:20 WIB

Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level

Senin, 13 April 2026 - 23:41 WIB

Resmi! Didampingi Kuasa Hukum PAHAM, Ketua Gema MA Banten Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polda Banten

Senin, 13 April 2026 - 19:11 WIB

Buntut Pemukulan oleh Oknum Pendukung Calon Ketum PBMA, Ketua Gema MA Banten Tempuh Jalur Hukum

Berita Terabru