Sosok Romli, Petugas Ambulans Puskesmas Carenang: Sigap 24 Jam, Jadi Penenang Keluarga Pasien

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang, — Di balik deru sirene ambulans yang membelah jalanan Kabupaten Serang, tersimpan sosok Romli, petugas ambulans Puskesmas Carenang. Dedikasinya yang luar biasa selama 24 jam penuh, serta perannya sebagai penenang bagi keluarga pasien, membuatnya disegani dan dihormati oleh masyarakat.

Bagi Romli, menjadi petugas ambulans bukan sekadar profesi. Ini adalah panggilan kemanusiaan yang menuntut kesiapsiagaan setiap saat. Dalam menjalankan tugasnya, ia harus siap sedia siaga 24 jam, menghadapi berbagai kendala yang tak jarang muncul di tengah jalan.

“Kadang kendala di perjalanan itu datang dari mobilnya sendiri,” ujar Romli kepada wartawan, Jumat (24/7). Kondisi jalan yang kurang bersahabat atau gangguan teknis pada kendaraan menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar pasien segera mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap . Selain itu, kondisi pasien yang berubah-ubah di tengah perjalanan juga menjadi ujian tersendiri yang menuntut ketenangan dan keterampilan dasar pertolongan pertama .

Namun, yang paling membedakan Romli adalah kemampuannya menenangkan keluarga pasien. Kesedihan dan kepanikan keluarga yang menumpang di ambulans seringkali menjadi tantangan non-teknis yang berat. Di sinilah Romli menunjukkan sisi humanisnya. Meskipun bukan seorang ustadz, ia dengan sabar memberikan kata-kata penenang dan semangat, menjadi sandaran bagi keluarga yang sedang dilanda cemas dan ketakutan.

“Kadang mereka butuh kata-kata penenang, butuh didengar keluh kesahnya. Saya coba hadir untuk itu,” kenang Romli.

Walaupun status kepegawaiannya kini telah naik menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tapi Pengabdian Romli tetap sejalan dengan semangat para relawan ambulans yang menjadi garda terdepan kemanusiaan. Mereka tak hanya mengemudi, tetapi juga bertugas sebagai penolong pertama yang terlatih, serta memberikan dukungan emosional bagi pasien dan keluarganya . Dalam kondisi kritis, kehadiran mereka dan satu kata penenang dapat menjadi oase di tengah situasi mencekam.

Kiprah Romli di Puskesmas Carenang menjadi contoh nyata bagaimana seorang petugas kesehatan di garda terdepan tidak hanya mengandalkan keahlian medis, tetapi juga hati dan empati. Di tengah keterbatasan dan kendala, ia tetap setia menjalankan tugas, menjadi pahlawan bagi mereka yang membutuhkan pertolongan di saat-saat genting.

Dengan segala tantangan yang dihadapi, Romli berharap masyarakat lebih memahami tugas para petugas ambulans dan selalu memberikan prioritas saat mendengar suara sirene di jalan raya. Sebab, di balik suara itu, ada nyawa yang menanti dan ada pengabdian yang tak kenal lelah.

Berita Terakait

Aktivis GRPM Desak APH Usut Dugaan Penggelembungan Anggaran Revitalisasi di SDN 3 Padaherang
Hadiri Prosesi Adat Megow Pak di Menggala, Dendi Albar Gelar Sutan Jaya Agung Tegaskan Komitmen Generasi Muda Jaga Marwah Adat Pepadun
DPC MOI Pandeglang Minta Pemda Bertindak Tegas Tutup Tempat Hiburan Malam Di Kepuh Tegalpapak Ditutup
Normalisasi Sungai Cidikit Rampung, Pemdes Bayah Barat Beri Penghargaan kepada PT SBJ
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
Penuh Khidmat, Redaksi Indosatunews.com dan Pusatsi.com Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Lepas Sambut Lurah Kepuren: Subhan SH Lepas Jabatan, Edi Junaedi SE.,MM Siap abdikan Diri Untuk Warg
Ikhtiar Spiritual dari Pesisir Carita: Warga Gelar Doa dan Larung Kepala Kerbau untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis

Berita Terakait

Senin, 21 September 2026 - 04:38 WIB

Aktivis GRPM Desak APH Usut Dugaan Penggelembungan Anggaran Revitalisasi di SDN 3 Padaherang

Minggu, 20 September 2026 - 13:41 WIB

Hadiri Prosesi Adat Megow Pak di Menggala, Dendi Albar Gelar Sutan Jaya Agung Tegaskan Komitmen Generasi Muda Jaga Marwah Adat Pepadun

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

DPC MOI Pandeglang Minta Pemda Bertindak Tegas Tutup Tempat Hiburan Malam Di Kepuh Tegalpapak Ditutup

Kamis, 17 September 2026 - 15:53 WIB

Normalisasi Sungai Cidikit Rampung, Pemdes Bayah Barat Beri Penghargaan kepada PT SBJ

Kamis, 17 September 2026 - 14:29 WIB

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Rabu, 16 September 2026 - 18:40 WIB

Penuh Khidmat, Redaksi Indosatunews.com dan Pusatsi.com Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 16 September 2026 - 10:27 WIB

Lepas Sambut Lurah Kepuren: Subhan SH Lepas Jabatan, Edi Junaedi SE.,MM Siap abdikan Diri Untuk Warg

Senin, 14 September 2026 - 20:50 WIB

Ikhtiar Spiritual dari Pesisir Carita: Warga Gelar Doa dan Larung Kepala Kerbau untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis

Berita Terabru