Kepala KSOP Angkat Bicara: Selama ini Oknum SN melakukan kegiatan bisnis illegal di Pelabuhan Marunda dan Melanggar Aturan Sbb.

- Penulis

Sabtu, 26 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1. Koperasi TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) beroperasi mulai th 2006 tanpa legalitas dan kesepakatan dengan para pengusaha/stakeholder di Pelabuhan Marunda, sehingga menyebabkan :
a. Biaya Logistik tinggi, doubel charge saat buruh diluar Marunda bekerja karena TKBM Marunda tidak memiliki
Buruh yang Kompeten.

b. Pungli, menagih uang TKBM tanpa ada dasar setiap kapal masuk dan tanpa ada pekerjaan, sehingga meresahkan para PBM, bahkan Menahan Kapal jika tidak membayar tagihan nya lunas sebelum kapal berangkat ;

2. Memaksakan PT. KBS untuk menyewa 2 buah Perahu Kayu milik nya yg tidak standar digunakan untuk antar/jemput pandu, sehingga membahayakan dan otomatis pelayanan lambat.
Sekarang kedua Perahu kayu tersebut sudah tenggelam dengan sendiri nya pada saat sandar di Pelabuhan Marunda, beruntung tidak sedang pelayanan, namun mau dipaksakan untukk tetap digunakan dengan ancaman.

3. Pelabuhan Marunda sebagai lintasan Narkoba yg masuk ke wilayah Rusun Marunda dan Sekitarnya ,

Saat dikonfirmasi awak media. Kepala KSOP. Mengatakan ” Ketika saya tertibkan, tata dan pengetatan pengawasan serta penegakan hukum, maka kepentingan dia sangat terganggu, sehingga melakukan langkah untuk menyerang saya dengan berbagai cara agar bisnis ilegal nya tetap berjalan. Diduga dilakukan oknum inisial SN , yang juga pengurus koperasi yang diduga ilegal. Imbuhnya.

Disaat terpisah Ketua Umum YLPK PERARI, Hefi irawan SH , Bahwa kami akan menindak lanjuti laporan dugaan Pungli dan jual beli solar yang marak di Marunda. Kepala KSOP sekarang menjadi musuh para Mafia di Pelabuhan karena Sepak terjang mereka terganggu.(Maulana)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru