IJL Soroti Kinerja Pemkab Serang: Tumpukan Sampah di Jalan Nasional hingga Desa Masih Menggunung

- Penulis

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kab. Serang – Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kembali menuai sorotan. Kali ini datang dari Ketua Ikatan Jurnalis Lingkungan (IJL), Nusi, yang menilai penanganan sampah di wilayah Kabupaten Serang masih jauh dari kata maksimal.

Dalam pernyataannya, Selasa (30/9/2025), Nusi menegaskan bahwa hingga kini belum terlihat perubahan signifikan dari kepemimpinan sebelumnya. Tumpukan sampah masih menjadi pemandangan umum di sepanjang jalan nasional, jalan kabupaten, hingga jalan desa.

“Deretan tumpukan sampah di pinggir jalan seperti gunung-gunung kecil. Ini jelas merusak estetika dan menimbulkan aroma tak sedap,” ujar Nusi saat ditemui di kantornya.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan lemahnya kinerja Pemkab Serang, khususnya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas.

“Kami sangat menyayangkan kinerja keduanya dalam hal penanganan sampah. Begitu juga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang yang seolah tak bekerja maksimal. Jangan hanya duduk manis di balik meja ber-AC, tapi turunlah ke lapangan,” tegasnya.

Nusi menambahkan, persoalan sampah bukan hanya soal estetika, melainkan juga ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Bau menyengat dari tumpukan sampah bisa dihirup warga setiap hari, termasuk anak-anak dan bayi, yang berisiko terkena penyakit.

“Kalau dibiarkan, jangan-jangan Serang yang bahagia berubah jadi Serang yang sengsara,” sindirnya.

Ia juga menyinggung sejumlah pertemuan yang sempat digelar antara pejabat DLH, DPRD, dan para kepala desa di Gedung UPT Pendidikan Cikande beberapa waktu lalu. Namun, rapat-rapat tersebut dinilai tidak menghasilkan langkah nyata.

“Sudah pernah dibahas bersama para pemangku kebijakan, tapi sampai sekarang tidak ada hasil yang terlihat. Faktanya, sampah masih menumpuk di mana-mana,” pungkasnya.

Masyarakat berharap, Pemkab Serang segera melakukan aksi konkret dan berkelanjutan dalam menangani persoalan sampah yang sudah menahun ini, bukan sekadar rapat dan wacana.

Berita Terakait

Galian Tanah di Kragilan Serang Disidak Mendes, Langsung Ditutup
Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik
Viral di Medsos Penabanten! Warga Keluhkan Dugaan Pungli Pembuatan KTP dan KK di Anyar Tembus Ratusan Ribu
Positif Sabu, Oknum Kades Undar Andir Kragilan Ditangkap Ditresnarkoba Polda Banten di Kramatwatu
Songsong Festival Anyer-Panarukan, Camat Anyar Imron Satukan Seni Budaya Silat dan Debus
Dikomplain Warga, Mobil Pribadi Nekat Belajar Mengemudi di Sport Center Mini Desa Ranjeng
Pertahankan Tanah Adat, Keluarga Ahli Waris di Serang Adang Ekskavator Hingga Tercebur Lumpur
Kepala DPMPTSP Serang Bongkar Fakta: Semua Tempat Hiburan Malam 100 Persen Tak Berizin!

Berita Terakait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:17 WIB

Galian Tanah di Kragilan Serang Disidak Mendes, Langsung Ditutup

Kamis, 3 September 2026 - 04:38 WIB

Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Viral di Medsos Penabanten! Warga Keluhkan Dugaan Pungli Pembuatan KTP dan KK di Anyar Tembus Ratusan Ribu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Positif Sabu, Oknum Kades Undar Andir Kragilan Ditangkap Ditresnarkoba Polda Banten di Kramatwatu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Songsong Festival Anyer-Panarukan, Camat Anyar Imron Satukan Seni Budaya Silat dan Debus

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01 WIB

Dikomplain Warga, Mobil Pribadi Nekat Belajar Mengemudi di Sport Center Mini Desa Ranjeng

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:50 WIB

Pertahankan Tanah Adat, Keluarga Ahli Waris di Serang Adang Ekskavator Hingga Tercebur Lumpur

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Kepala DPMPTSP Serang Bongkar Fakta: Semua Tempat Hiburan Malam 100 Persen Tak Berizin!

Berita Terabru