Dikomplain Warga, Mobil Pribadi Nekat Belajar Mengemudi di Sport Center Mini Desa Ranjeng

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kab. Serang – Aksi tidak bertanggung jawab oknum pengemudi kendaraan roda empat memicu gelombang kekecewaan dari warga Desa Ranjeng. Area fasilitas publik Sport Center Mini Desa Ranjeng yang sejatinya difungsikan steril khusus aktivitas olahraga dan jalan santai masyarakat, justru mendadak diserobot untuk arena belajar mengemudi mobil, Kamis 30/07/2026).

Berdasarkan kesaksian warga di lokasi, sebuah kendaraan roda empat jenis Toyota Rush berwarna hitam dengan nomor polisi A 1890 CK terlihat bebas berputar-putar di dalam lintasan jogging track. Mobil tersebut dikemudikan oleh seorang wanita yang diduga kuat tengah belajar mengemudi.

Aksi berulang memutarkan kendaraan di area steril tersebut menyulut amarah warga sekitar. Pasalnya, aturan penggunaan fasilitas umum tersebut sudah sangat jelas. Jangankan mobil, kendaraan roda dua (sepeda motor) pun dilarang keras melintas karena struktur dan daya tahan konstruksi jalan tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan bermotor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang tokoh masyarakat setempat tak mampu menyembunyikan nada geramnya saat menyaksikan mobil tersebut leluasa melintas tanpa mengindahkan aturan.

“Rumasane wong mampuh, wong hebat, wong sugih ikumah sekarep dewek (Merasa orang mampu, orang hebat, orang kaya makanya sekehendak hati sendiri),” cetus sang tokoh masyarakat dengan nada kecewa di lokasi.

Ia menumpahkan kekesalannya atas sikap acuh tak acuh sang pengemudi yang dinilai tidak bijak dan sewenang-wenang menggunakan aset desa milik bersama untuk kepentingan latihan pribadi.

“Seharusnya dia itu berpikir, jangan sekarepe dewek. Itu kan jalan khusus buat berjalan kaki dan olahraga santai. Kenapa malah dipakai belajar mobil? Sejak kapan Sport Center Mini ini alih fungsi jadi tempat belajar mobil?” tegasnya.

Masyarakat mengkhawatirkan beban berat kendaraan roda empat tersebut akan merusak permukaan paving atau konstruksi jalan Sport Center Mini yang dibangun menggunakan alokasi anggaran desa.

Warga mendesak pihak pengelola kawasan serta Pemerintah Desa Ranjeng untuk segera mengambil tindakan tegas dan mengevaluasi sistem pengawasan di lapangan, agar fasilitas olahraga publik tersebut tidak lagi disalahgunakan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. (Red)

Berita Terakait

Galian Tanah di Kragilan Serang Disidak Mendes, Langsung Ditutup
Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik
Viral di Medsos Penabanten! Warga Keluhkan Dugaan Pungli Pembuatan KTP dan KK di Anyar Tembus Ratusan Ribu
Positif Sabu, Oknum Kades Undar Andir Kragilan Ditangkap Ditresnarkoba Polda Banten di Kramatwatu
Songsong Festival Anyer-Panarukan, Camat Anyar Imron Satukan Seni Budaya Silat dan Debus
Pertahankan Tanah Adat, Keluarga Ahli Waris di Serang Adang Ekskavator Hingga Tercebur Lumpur
Kepala DPMPTSP Serang Bongkar Fakta: Semua Tempat Hiburan Malam 100 Persen Tak Berizin!
Praktik Pungli di PT Win Bright Technology Cikande Mencuat, Warga Desak Tim Gabungan Lakukan Sidak

Berita Terakait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:17 WIB

Galian Tanah di Kragilan Serang Disidak Mendes, Langsung Ditutup

Kamis, 3 September 2026 - 04:38 WIB

Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Viral di Medsos Penabanten! Warga Keluhkan Dugaan Pungli Pembuatan KTP dan KK di Anyar Tembus Ratusan Ribu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Positif Sabu, Oknum Kades Undar Andir Kragilan Ditangkap Ditresnarkoba Polda Banten di Kramatwatu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Songsong Festival Anyer-Panarukan, Camat Anyar Imron Satukan Seni Budaya Silat dan Debus

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01 WIB

Dikomplain Warga, Mobil Pribadi Nekat Belajar Mengemudi di Sport Center Mini Desa Ranjeng

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:50 WIB

Pertahankan Tanah Adat, Keluarga Ahli Waris di Serang Adang Ekskavator Hingga Tercebur Lumpur

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Kepala DPMPTSP Serang Bongkar Fakta: Semua Tempat Hiburan Malam 100 Persen Tak Berizin!

Berita Terabru