Camat Sukamulya, Lewat Program ODF Desa Buniayu Siap Jadi Pelopor Kampung Bersih dan Sehat

0
35

Penabanten.com KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Desa Buniayu Kecamatan Sukamulya tengah gencar menciptakan wilayah di setiap kampungnya untuk berperilaku bersih dan sehat dengan membangun sarana septictank atau Open Defecation Free (ODF). Hal itu pula yang mendasari para pengurus RT dan RW di membangun septictank di wilayahnya.

Hamdani SM selaku Kepala Desa Buniayu Kecamatan Sukamulya mengatakan, program ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desanya terdapat 5 wilayah yang menjadi prioritas diantaranya, Kp. Gegunung, Kp. Cinangka, Kp.Pabuaran , Kp.Mekar sari dan Kp. Kemuning,” jelasnya

“Allhamdulilah Kepala Keluarga (KK) yang memerlukan ODF di tahun ini bisa terlaksana dan terealisasi melalui bantuan program SRASI dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Mudah – mudahan dengan program ini bisa mengurangi kebiasaan masyarakat membuang air besar ke sungai atau kali, sehingga dapat tercipta kampung yang bersih dan sehat,” harap Hamdani SM

Oleh karena itu dalam rangka mewujudkan Desa Buniayu Stop Buang Air Besar Sembarangan. Kami Pemerintah Desa bekerjasama Tim pemberdayaan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Mulya Berseri Membangun bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, melaksanakan pembangunan jamban sehat individual melalui program SRASI (Seribu Sarana Sanitasi), kegiatan ini diberikan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah. Dan untuk Kampung Mekarsari Rt.002/001 sebanyak 22 unit dari total keseluruhan untuk Desa Buniayu sebanyak 43 unit yang masuk tahap 2 ,” terangnya

Walau bentuk bantuan yang diberikan berupa WC dan kamar mandi secara gratis, tetapi masyarakat penerima manfaat ikut serta membantu proses pembangunan dengan memberikan swadaya ala kadarnya,” pungkasnya

“Terima kasih Pak Bupati Tangerang atas bantuan Program Jamban Sehat untuk Desa Buniayu Kecamatan Sukamulya.

Sementara itu Ghimbal selaku Ketua KSM Mulya Berseri Kecamatan Sukamulya ketika ditemui Awak Media menjelaskan, bahwa program ini akibat rata – rata kebiasaan masyarakat Kecamatan Sukamulya yang masih membuang kotorannya secara langsung di lingkungan sekitarnya tanpa akses jamban yang memadai,” jelasnya (26/12/2022)

Artinya memang masih banyak masyarakat Kecamatan Sukamulya khususnya Desa Buniayu yang belum memiliki sarana pembuangan air besar yang representatif. Artinya, masih banyak yang membuangnya ke sungai maupun saluran air yang ada di wilayahnya,” terang Ghimbal

Selain itu faktor rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengolah limbah cair rumah tangganya ke tangki septik.
Mereka lebih memilih membuang tinja ke sembarang tempat seperti sungai, sawah, kebun, selokan, lobang galian terbuka dan lain – lain,” ungkap Gimbal

Dra.Yati Nurulhayat M.Si, Camat Sukamulya yang ikut serta peletakan batu pertama pembangunan ODF menjelaskan, Salah satu solusi yang sangat efektif untuk mengatasi masalah diatas adalah dengan Sistem Pemicuan (STBM),”terangnya

“Insyaallah kedepan akan lebih banyak lagi, karena ini merupakan program unggulan juga salah satu Visi – Misi Pak Bupati Seribu Jamban yang harus di tuntaskan sebelum masa baktinya berakhir,” jelas Dra.Yati Nurulhayat M.Si yang juga meminta dukungan dari seluruh pihak agar seluruh Desa di Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang menjadi Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Dra.Yati Nurulhayat M.Si juga melihat efek buruk yang ditimbulkan dari kondisi diatas tidak hanya kepada pribadi yang kurang sadar saja tetapi masyarakat sekitar juga akan terkena dampaknya seperti pencemaran air/sungai, pencemaran tanah dan penyebaran penyakit diare, dll.

Tampak hadir dalam peresmian Program 22 unit Jamban Sehat Kampung Mekarsari Desa Buniayu tersebut Camat Sukamulya, Dra.Yati Nurulhayat M.Si, Kepala Desa Buniayu Hamdani SM, Dr Eko, PKM, Puskesmas Sukamulya dan Bhabinkamtibmas Brika. Ada.Pratona serta jajaran Muspika Kecamatan Sukamulya

(Ariyanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here