8 Tahun Bungkam dalam Derita, Ibu Muda di Serang Laporkan Suami Atas Dugaan KDRT dan Kecanduan Judi Online

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kab. Serang – Kesabaran DW (30), seorang ibu muda asal Kabupaten Serang, mencapai puncaknya. Setelah delapan tahun bertahan dalam biduk rumah tangga yang penuh kekerasan, DW akhirnya memberanikan diri melapor ke pihak kepolisian demi keselamatan diri dan keempat anaknya.

Didampingi rasa trauma yang mendalam, DW melaporkan suaminya ke Mapolres Serang atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) fisik dan verbal yang telah berlangsung selama hampir satu dekade. Laporan tersebut resmi diterima dengan nomor: LAPDU/03/I/2026/SPKT/POLRES SERANG/POLDA BANTEN, Senin (5/1/2026).

Eksploitasi Ekonomi Demi Judi Online
Bukan hanya kekerasan fisik, DW juga mengungkap sisi gelap di balik konflik rumah tangganya: Kecanduan Judi Online (Judol) yang diidap oleh sang suami. DW, yang bekerja keras sebagai buruh di pabrik udang untuk menopang ekonomi keluarga, mengaku gajinya kerap dirampas secara paksa oleh pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gaji saya hasil bekerja di pabrik udang dipakai suami untuk judi online. Selama delapan tahun, saya sering diperlakukan bukan seperti seorang istri. Hasil keringat saya justru dihabiskan untuk hawa nafsunya bermain judol,” ujar DW dengan suara bergetar di hadapan awak media.

Selama ini, DW memilih diam dan menelan penderitaan tersebut sendirian dengan harapan menjaga keutuhan rumah tangga demi masa depan anak-anaknya. Namun, ancaman yang kian sering diterima serta perilaku kekerasan yang kerap dilakukan di hadapan anak-anak membuat DW menyadari bahwa bertahan bukan lagi pilihan yang aman.

Apresiasi Terhadap Respon Kepolisian
Di tengah kesedihannya, DW menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran Polres Serang atas sambutan yang sigap dan pelayanan yang humanis saat ia mengadukan nasibnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi Polres Kabupaten Serang yang telah ramah menerima laporan saya. Semoga Allah membalas kebaikan bapak-bapak semua. Saya berharap kasus ini segera selesai karena saya masih sangat takut dan sering diancam,” pungkasnya.

Kasus ini kini dalam penanganan pihak Polres Serang. DW berharap mendapat keadilan hukum dan perlindungan maksimal agar ia dan keempat anaknya dapat memulai hidup baru tanpa bayang-bayang ketakutan.

Berita Terakait

Galian Tanah di Kragilan Serang Disidak Mendes, Langsung Ditutup
Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik
Viral di Medsos Penabanten! Warga Keluhkan Dugaan Pungli Pembuatan KTP dan KK di Anyar Tembus Ratusan Ribu
Positif Sabu, Oknum Kades Undar Andir Kragilan Ditangkap Ditresnarkoba Polda Banten di Kramatwatu
Songsong Festival Anyer-Panarukan, Camat Anyar Imron Satukan Seni Budaya Silat dan Debus
Dikomplain Warga, Mobil Pribadi Nekat Belajar Mengemudi di Sport Center Mini Desa Ranjeng
Pertahankan Tanah Adat, Keluarga Ahli Waris di Serang Adang Ekskavator Hingga Tercebur Lumpur
Kepala DPMPTSP Serang Bongkar Fakta: Semua Tempat Hiburan Malam 100 Persen Tak Berizin!

Berita Terakait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:17 WIB

Galian Tanah di Kragilan Serang Disidak Mendes, Langsung Ditutup

Kamis, 3 September 2026 - 04:38 WIB

Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Viral di Medsos Penabanten! Warga Keluhkan Dugaan Pungli Pembuatan KTP dan KK di Anyar Tembus Ratusan Ribu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Positif Sabu, Oknum Kades Undar Andir Kragilan Ditangkap Ditresnarkoba Polda Banten di Kramatwatu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Songsong Festival Anyer-Panarukan, Camat Anyar Imron Satukan Seni Budaya Silat dan Debus

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01 WIB

Dikomplain Warga, Mobil Pribadi Nekat Belajar Mengemudi di Sport Center Mini Desa Ranjeng

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:50 WIB

Pertahankan Tanah Adat, Keluarga Ahli Waris di Serang Adang Ekskavator Hingga Tercebur Lumpur

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Kepala DPMPTSP Serang Bongkar Fakta: Semua Tempat Hiburan Malam 100 Persen Tak Berizin!

Berita Terabru