Waspada! Aksi Copet Marak di Kawasan Religi Banten Lama

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Kawasan Wisata Religi Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, kembali dikeluhkan pengunjung lantaran rawan aksi pencopetan. Kurangnya jaminan keamanan di ikon Provinsi Banten tersebut memicu kekecewaan para peziarah.
Salah satu korban, Lukman Hapidin, warga Kecamatan Walantaka, mengaku kehilangan dua unit telepon genggam (HP) sekaligus saat sedang berziarah pada Minggu (15/2/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Usai berziarah di makam Sultan Maulana Hasanuddin, Lukman berniat berpindah ke lokasi selanjutnya. Namun, dalam perjalanan singkat yang padat pengunjung tersebut, ia menyadari tasnya telah terbuka.

“Kejadiannya sangat cepat, tidak sampai dua menit saat berjalan menuju lokasi berikutnya. Padahal HP sudah ditaruh di bagian depan tas. Setelah selesai di lokasi pertama saya cek masih ada, tapi pas jalan ke titik lain, tas sudah terbuka dan HP hilang,” ujar Lukman.

Lukman, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon, menyesalkan lemahnya pengawasan di area suci tersebut. Ia menilai pihak keamanan tidak mampu memberikan jaminan perlindungan bagi masyarakat.

“Saya sangat menyesalkan masih banyak copet berkeliaran di Banten Lama, padahal ini ikon Provinsi Banten. Saya kecewa terhadap petugas yang berjaga karena tidak bisa menjamin keamanan peziarah. Jangan hanya mengambil pungutan, tapi kinerjanya tidak ada,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mendesak pengelola kawasan Banten Lama dan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas jaringan pelaku kejahatan ini agar tidak ada korban berikutnya yang merasa dirugikan.

Menanggapi hal tersebut, salah satu petugas keamanan setempat, Tomi, mengakui bahwa aksi pencopetan memang masih sering terjadi di kawasan tersebut. Namun, langkah penanganan yang ditawarkan terkesan pasif.

Pihaknya menyatakan baru akan melakukan pengecekan melalui rekaman CCTV jika kondisi area sudah mulai sepi.
“Kalau ada petugas yang menemukan (barang atau pelaku), nanti dikabari,” ucap Tomi singkat.

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru