Refleksi Harlah Pandeglang Ke 145 Unras KGMP Nyaris Bentrok

Selasa, 2 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Aksi unjuk rasa Puluhan mahasiswa yang menamakan dirinya Konsentrasi Gerakan Mahasiswa Pandeglang (KGMP), di bundaran Tugu Alun alun Pandeglang, yang sebelumnya digelar di depan Gedung DPRD Pandeglang, nyaris bentrok dengan aparat kepolisian Polres Pandeglang yang mengawal jalannya unras tersebut. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, hal itu karena mahasiswa mencoba malakukan aksi bakar ban bekas, Senin, (01/04/19).

Ketua HMI Kabupaten Pandeglang, Fikri Anidzar Albar, membenarkan insiden pada saat aksi di Tugu Bundaran Pandeglang. Menurutnya, itu hanya ekspresi kekecewaan mahasiswa saja.

“Ya memang benar, rencana aksi bakar ban bekas, dihentikan oleh aparat kepolisian. Hal itu yang kemudian menjadi pemicu kejadian itu,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut dia mengatakan, pada aksi unjuk rasa Refleksi HUT Kabupaten Pandeglang Ke 145 ini, mahasiswa mengangkat issue issue penting yang harus disuarakan.

“Ada beberapa issue yang kami angkat pada aksi ini. Diantaranya, selain persoalan pembelian Randis Bupati yang mewah mencapai 1,9 Milyar, issue kali ini juga menyoal infrastruktur yang masih buruk. Kemudian, soal pendidikan. Dimana, pada saat UNBK kemarin, masih banyak siswa siswa SMP yang tidak bisa mengikuti UNBK karena minimnya sarana dan prasarana sekolah,” katanya.

Baca Juga : Kedai Anak Milenial Sudah Dibuka Di Pulosari

Tentu saja, lanjutnya, hal ini sangat bertolak belakang dengan mewahnya acara Harlah Pandeglang. Tidak sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Jelas, Pandeglang menginjak pada usia ke 145 ini, masih terpuruk. Sementara, pejabatnya hanya memuaskan kepentingan dan keinginannya saja,” tandasnya.

“Kesimpulannya, pada aksi Refleksi Harlah Kabupaten Pandeglang ini, kami menilai pada saat tiga tahun pemerintahan Bupati Irna Narulita, Bupati tidak mampu mengelola pemerintahan dengan baik,” pungkasnya.

Pantauan di lokasi, aksi unjuk rasa mahasiswa yang bergabung dalam Konsentrasi Gerakan Mahasiswa Pandeglang (KGMP) yang terdiri dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Pandeglang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang, Kumandang Banten, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pandeglang, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang. Kemudian, setelah melakukan orasi, aksi berlanjut di Tugu Bundaran Pandeglang. Dilokasi inilah demo tersebut nyaris bentrok dengan aparat kepolisian. Setelah beberapa jam melakukan orasi, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. (M4n).

Berita Terkait

Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa
Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg
Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik
PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek
Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas
Lesman Bangun: Bantuan Wagub Dimyati Jadi Pemantik Semangat Pembangunan Museum Media Siber Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:10 WIB

Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:06 WIB

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:02 WIB

Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:09 WIB

Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik

Senin, 9 Februari 2026 - 16:36 WIB

Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Senin, 9 Februari 2026 - 02:55 WIB

Lesman Bangun: Bantuan Wagub Dimyati Jadi Pemantik Semangat Pembangunan Museum Media Siber Indonesia

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:29 WIB

Puncak HPN 2026 di Banten Banjir Hadiah, Empat Warga Serang Berangkat Umrah Gratis

Berita Terbaru