Proyek Pengendalian Banjir Sungai Cibanten Rp21,5 Miliar Disorot, LSM Mappak Temukan Kunci Pengikat Kawat Bronjong Tak Maksimal

- Penulis

Minggu, 8 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kota Serang – Pelaksanaan proyek strategis pengendalian banjir Sungai Cibanten di Kota Serang dengan nilai anggaran fantastis mencapai Rp21,5 miliar kembali menuai sorotan publik. Kali ini, perhatian diarahkan pada pemasangan kawat bronjong di bagian trapan batu yang diduga belum dievaluasi secara maksimal, di mana sejumlah kunci pengikatnya terpantau tidak terkunci dengan kuat.

​Temuan tersebut diungkapkan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mappak Banten, Ely Jaro, usai memimpin langsung tim pemantau melakukan peninjauan ke lokasi proyek, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Ely Jaro, kondisi fisik pengikat kawat bronjong yang tidak terpasang secara maksimal merupakan persoalan penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak pelaksana maupun pengawas teknis. Mengingat struktur tersebut berfungsi vital sebagai penahan tekanan arus air, pemasangan yang longgar dikhawatirkan akan memicu kerusakan dini, terutama saat menghadapi debit air tinggi di musim penghujan dan ancaman banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kunci-kunci pengikat bronjong banyak yang tidak terkunci maksimal. Jika dibiarkan, struktur tersebut dikhawatirkan tidak akan bertahan lama ketika terkena tekanan air, terutama saat musim hujan dan banjir,” tegas Ely Jaro.

​Pihak pemerhati publik dan masyarakat mendesak agar instansi berwenang serta kontraktor pelaksana segera melakukan perbaikan dan evaluasi terbuka demi menjamin mutu serta ketahanan jangka panjang proyek pengendali banjir tersebut. (Red)

Berita Terakait

Proyek Drainase Desa Tejamari Dinilai Gagal Mutu, Inspektorat dan Penegak Hukum Didesak Periksa CV Ra Za Mainaki
Proyek U-Ditch di Depan Kantor Desa Cempaka Cisoka Jadi Sorotan, Tak Ada Papan Informasi Proyek, K3 Diduga Diabaikan
Diduga Tak Sesuai Spek dan Caplok Lahan Warga, Proyek Drainase Pengendali Banjir Rp9,1 Miliar di Unyur Disorot
Peduli Infrastruktur Desa, PT SBJ Bangun Jalan Beton untuk Masyarakat
Proyek Revitalisasi SMPN 01 Sukaresmi Diduga Menyimpang dari Standar Teknis
Proyek Rekonstruksi Jalan Ranjeng BCP 1 Ciruas Disorot: Paving Block Diduga Tak Dibongkar dan K3 Dipertanyakan
Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau
Setelah Viral Pemberitaan, Akhirnya Saluran Got Proyek Jalan Cisoka Cangkudu Di Bongkar

Berita Terakait

Minggu, 8 November 2026 - 16:24 WIB

Proyek Pengendalian Banjir Sungai Cibanten Rp21,5 Miliar Disorot, LSM Mappak Temukan Kunci Pengikat Kawat Bronjong Tak Maksimal

Kamis, 5 November 2026 - 23:07 WIB

Proyek Drainase Desa Tejamari Dinilai Gagal Mutu, Inspektorat dan Penegak Hukum Didesak Periksa CV Ra Za Mainaki

Minggu, 1 November 2026 - 19:24 WIB

Proyek U-Ditch di Depan Kantor Desa Cempaka Cisoka Jadi Sorotan, Tak Ada Papan Informasi Proyek, K3 Diduga Diabaikan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Diduga Tak Sesuai Spek dan Caplok Lahan Warga, Proyek Drainase Pengendali Banjir Rp9,1 Miliar di Unyur Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Peduli Infrastruktur Desa, PT SBJ Bangun Jalan Beton untuk Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 01 Sukaresmi Diduga Menyimpang dari Standar Teknis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Ranjeng BCP 1 Ciruas Disorot: Paving Block Diduga Tak Dibongkar dan K3 Dipertanyakan

Selasa, 8 September 2026 - 19:05 WIB

Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau

Berita Terabru