Proyek Jalan Cisoka–Cangkudu Disorot: Bongkaran Beton Diduga Dijual Bebas, Pengecoran di Banoga Terindikasi Asal Jadi

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Pengerjaan proyek rekonstruksi dan betonisasi Jalan Raya Cisoka–Cangkudu yang dikelola oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMDSDA) Kabupaten Tangerang menuai sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh pihak penyedia jasa, di antaranya CV Wildan Sentosa dan CV Mulia Arinda, ini disorot terkait kualitas teknis pengerjaan, kemacetan lalu lintas, hingga dugaan penjualan material sisa bongkaran beton ke pihak luar, Minggu (30/08/2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kemacetan panjang kendaraan dari arah Cisoka menuju Cangkudu maupun sebaliknya tak terelakkan, khususnya di kawasan Desa Cibugel. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya petugas pengatur lalu lintas resmi yang disiagakan oleh pihak kontraktor, sehingga beban pengaturan jalan bertumpu pada warga sekitar tanpa kompensasi yang jelas.

“Macet seperti ini sangat mengganggu, terutama bagi kami yang membawa bayi sampai rewel di jalan. Harapan kami pengerjaan dipercepat dan lalu lintas diatur agar tidak macet setiap hari,” keluh Mama Hijam, salah seorang warga Cibugel yang terjebak antrean kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik juga mengarah pada mutu teknis betonisasi di lapangan. Pada salah satu segmen pengerjaan di wilayah Banoga, proses pengecoran diduga dilakukan secara asal-asalan tanpa melalui tahapan pelapisan batu agregat/split dan pasir pemadat sebelum dihamparkan plastik cor.

Padahal secara spesifikasi konstruksi jalan, pondasi agregat dan pemadatan sangat vital guna menopang beban tonase kendaraan agar struktur beton tidak mudah patah dan amblas. Berbeda dengan segmen lainnya yang dipasangi agregat, segmen Banoga memicu tanda tanya publik terkait kepatuhan terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan dokumen teknis.

Temuan lain yang dinilai memiliki konsekuensi hukum serius adalah dugaan praktik jual beli material bekas bobokan beton jalan. Berdasarkan pengakuan salah seorang penanggung jawab lapangan berinisial E, material bongkaran tersebut dijual dengan nominal tertentu per ritase armada truk.

“Bobokan dijual Rp50.000 dibuang ke Harmoni, hari ini baru 5 rit sampai jam 5 sore,” ungkap E saat dimintai keterangan di lokasi proyek.

Secara regulasi, sisa material bongkaran/galian (disposal) dari proyek infrastruktur yang dibiayai anggaran negara (APBD/APBN) berstatus sebagai aset pemerintah dan wajib dibuang ke lokasi pembuangan resmi (disposal area).

Tindakan memindahtangankan atau menjual material sisa proyek demi keuntungan pribadi berpotensi masuk dalam kategori tindak pidana penggelapan aset daerah maupun tindak pidana korupsi.

Publik mendesak pihak DBMDSDA Kabupaten Tangerang serta pengawas lapangan untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kontraktor pelaksana demi menjamin transparansi, mutu jalan, dan ketertiban umum. (Red)

Berita Terakait

Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau
Program Revitalisasi SDN 2 Gunungbatu  Diduga Dipihak Ketigakan: Sangsi Tegas Dari Kemendikdasmen Dan Kejagung
Setelah Viral Pemberitaan, Akhirnya Saluran Got Proyek Jalan Cisoka Cangkudu Di Bongkar
Tanpa Sosialisasi, H Tuti Pemilik Warung  Perabotan Di Pinggir Proyek Jalan Cisoka Cangkudu Melakukan Protes, Dirinya Minta Pemerintah Dan Pemborong Tanggung Jawab
Pembangunan Peningkatan Proyek Paving Block Di Buaran indah Diduga Gagal Kontruksi
Proyek Revitalisasi SDN Karangsari 1 Disorot: Kepsek Sebut Oknum Sekdis Dindikpora Pandeglang Minta Jatah Pengadaan Material
Aliansi Peduli Banten Soroti Proyek Jalan Cangkudu–Cisoka: Dorong Uji Teknis dan Keterbukaan Dokumen
Proyek Jalan Cisoka–Cangkudu Dikeluhkan Warga: Perbaikan Dinilai Percuma Jika Drainase Diabaikan

Berita Terakait

Selasa, 8 September 2026 - 19:05 WIB

Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau

Selasa, 8 September 2026 - 18:37 WIB

Program Revitalisasi SDN 2 Gunungbatu  Diduga Dipihak Ketigakan: Sangsi Tegas Dari Kemendikdasmen Dan Kejagung

Kamis, 3 September 2026 - 14:20 WIB

Setelah Viral Pemberitaan, Akhirnya Saluran Got Proyek Jalan Cisoka Cangkudu Di Bongkar

Kamis, 3 September 2026 - 11:28 WIB

Tanpa Sosialisasi, H Tuti Pemilik Warung  Perabotan Di Pinggir Proyek Jalan Cisoka Cangkudu Melakukan Protes, Dirinya Minta Pemerintah Dan Pemborong Tanggung Jawab

Rabu, 2 September 2026 - 17:48 WIB

Pembangunan Peningkatan Proyek Paving Block Di Buaran indah Diduga Gagal Kontruksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Proyek Jalan Cisoka–Cangkudu Disorot: Bongkaran Beton Diduga Dijual Bebas, Pengecoran di Banoga Terindikasi Asal Jadi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Karangsari 1 Disorot: Kepsek Sebut Oknum Sekdis Dindikpora Pandeglang Minta Jatah Pengadaan Material

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Aliansi Peduli Banten Soroti Proyek Jalan Cangkudu–Cisoka: Dorong Uji Teknis dan Keterbukaan Dokumen

Berita Terabru