Polisi Periksa “Gonjang-Ganjing” BOS Afirmasi SMKN dan SMAN Di Lebak

- Penulis

Jumat, 25 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Lebak – Proses pemeriksaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan kinerja tahun anggaran 2019, pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cikulur dan sejumlah sekolah lanjutan tingkat atas lainnya di Lebak, kini pemeriksaannya tengah intens dilakukan Unit 3 Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Mapolres Lebak.

Diungkapkan, Ipda Putu Ari Sanjaya Putera, Kepala Unit 3 Tipikor pada Satreskrim Mapolres Lebak, menyebutkan jika pemeriksaan terkait BOS Afirmasi kali ini, masih dalam tahap klarifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, Kita kumpulkan dulu data dan keterangan, makanya statusnya masih tahap meminta klarifikasi,” katanya, pada penabanten.com, Jumat (25/9/2020).

Menurutnya, terkait gonjang-ganjing pengadaan barang dan jasa BOS Afirmasi dan kinerja tahun lalu, di media online dan media sosial lainnya, itu akan terus diurai seberapa besar fakta dan kebenarannya.

Intinya, selain SMKN 1 Cikulur masih terdapat sekolah lainnya yang sudah diundang tim penyidik, untuk dimintai klarifikasi soal BOS Afirmasi dan kinerja tersebut.

“Yang jelas, semuanya tengah berproses,” singkatnya.

Sementara itu Yusuf, selaku Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten, saat coba dikonfirmasi via WhatsApp belum memberikan respon.

Sebelumnya, Sirojudin Kepala Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Banten Wilayah Lebak, saat dihubugi menyatakan jika dirinya tidak pernah merekom staf KCD Dikbud Na dan Gung, untuk mengatur pengadaan barang dan jasa BOS Afirmasi SMKN dan SMAN di Lebak.

“Mereka sudah saya tegur dan diperingatkan, mereka sudah meminta maaf,” tuturya. (Yans)

Berita Terakait

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum
Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam
SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.
Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas
Kritik Sadis Mahasiswa: Pemerintah Banten Gagal Total Garansi Hak Pendidikan.

Berita Terakait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:20 WIB

SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:03 WIB

Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kritik Sadis Mahasiswa: Pemerintah Banten Gagal Total Garansi Hak Pendidikan.

Berita Terabru