PMI Lakukan Penyemprotan Disinfektan 52 SD di kecamatan Rajeg

- Penulis

Senin, 23 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Rajeg – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan menyemprot disinfektan ke 52 sekolah dasar (SD) yang berada diwilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Namun pada hari ini 10 sekolah yang di semprot disinfektan, sisanya 42 sekolah pada 30 Maret 2020 bersama PMI Kabupaten Tangerang.

Hal ini disampaikan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Rajeg Suparji Rustam, Senin (23/3/2020).

“Hari ini kita semprot disinfektan 10 sekolah, sisanya 42 sekolah pada 30 Maret 2020 disesuaikan dengan jadwal PMI Tangkab,” ucap Rustam sapaan akrab Ketua PMI Rajeg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 52 sekolah negeri dan swasta yang sudah didata untuk penyemprotan disinfektan. Terkait hal itu PMI segera akan berkoordinasi dengan pihak sekolah.

“Jadi sudah didata semua sekolah dasar baik negeri dan swasta jadi nanti tinggal pelaksanaan,” jelasnya.

Rustam mengatakan penyemprotan disinfektan untuk sekolah tidak terbatas permintaan. Jika perlu, pihaknya akan menjadwalkan dan bersurat ke sekolahan dituju sebagai upaya pencegahan COVID-19.

Selain kantor pemerintahan dan ruang publik, PMI Rajeg juga mengagendakan penyemprotan disinfektan ke sejumlah gelanggang olahraga dan area publik lainnya.

Dua unit tim penyemprotan disinfektan, dengan lima anggota di dalamnya akan bekerja mendisinfeksi ruang publik dan sekolah yang membutuhkan sterilisasi.

“Ini yang penting bagaimana menyelamatkan manusia dari virus corona sesuai misi Palang Merah Indonesia (PMI),” ujar Rustam.

Sementara itu, perwakilan Kepala Sekolah Sumarni mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilakukan PMI, penyemprotan disenfektan keseluruh SD Negeri dan Swasta yang ada diwilayah Rajeg.

“Semoga dengan penyemprotan disenfektan ini para guru, siswa dan siswi terhindar dari virus corona,” ungkap Sumarni Kepsek SDN Rancabangao III. (rab)

Berita Terakait

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum
Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam
SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.
Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas
Kritik Sadis Mahasiswa: Pemerintah Banten Gagal Total Garansi Hak Pendidikan.

Berita Terakait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:20 WIB

SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:03 WIB

Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kritik Sadis Mahasiswa: Pemerintah Banten Gagal Total Garansi Hak Pendidikan.

Berita Terabru