Musim Kemarau Berkepanjangan, Pemdes Kadubera Gelar Sholat Istisqa

Senin, 30 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Pemerintah Desa (Pemdes) Kadubera Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang, Jum’at, (29/09/19), melaksankan sholat Istisqa di sekitar areal pesawahan Ciheucit Desa Kadubera. Warga berharap, setelah melaksanakan shalat sunah Istisqa dan berdoa bersama, kemarau yang berkepanjangan segera berakhir.

Kepala Desa Kadubera, Jakria mengatakan, pelaksanaan Sholat sunah Istisqa ini, adalah upaya masyarakat dengan cara berdoa dan meminta kepada Allah S.W.T agar, segera diturunkan hujan.

“Kegiataan Sholat Sunah Istisqa ini, dihadiri oleh ribuan masyarakat Desa Kadubera. Dengan harapan, dengan di laksanakannya Sholat Istisqa dan berdo’a bersama ini, agar musim kemarau yang berkepanjangan ini segera berakhir, dengan diturunkannya hujan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : Niki Volleyball Club Juarai Turnamen Jaro Bama Open Cup

Selain itu, lanjutnya, selaku Kades Kadubera, dirinya berkeinginan untuk menyatukan antara Ulama dengan Umaroh dalam segala hal. Karena, hal itu penting demi kemajuan Kadubera terutama di sektor Pertanian.

“Karena, walaupun terkendala kemarau panjang, warga Desa Kadubera sangat antusias menanam padi dengan cara sistem Pompanisasi. Walau mungkin butuh biaya mungkin puluhan juta rupiah untuk bahan bakar mesin pompa,” paparnya.

“Kami berharap dan berdoa, setelah dilaksanakan solat dan do’a bersama ini, segera diturunkan hujan. Sehingga, masyarakat tidak kesulitan mencari air bersih dan masyarakat pun bisa beraktivitas untuk menanam padi. Dan sebagai hamba Allah, kita hanya bisa berdoa, Kita serahkan kepada Allah, semoga apa yang kita minta dengan Sholat berjamaah ini terkabul hendaknya,” tutupnya. (Do/m4n).

Berita Terkait

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa
Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta
Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri
Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi
Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib
Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WIB

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:20 WIB

Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:08 WIB

Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:46 WIB

Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:09 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong

Sabtu, 10 Januari 2026 - 04:57 WIB

Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:33 WIB

Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW

Berita Terbaru