Masyarakat Desa Pangkat Dan Desa Dangdeur Terkejut Dengan Air Kali Berubah Menjadi Hitam Dan Bau

0
12

Penabanten.com –Tangerang, Pembuangan dan pencemaran air limbah yang diduga milik salah satu perusahaan besar yang ada dikecamatan jayanti menjadi keluh kesah masyarakat sekitar,baru sekitar 3 minggu masyarakat yang berada diperbatasan antara desa pangkat dan desa dangdeur dikejutkan dengan warna air kali yang berubah warna menjadi warna gelap seperti kopi dan berbau ditambah serbuk serbuk hitam.Sabtu(27/03/2021)

Mak Evi Salah Satu warga desa pangkat Kp.Kalapa yang ada disekitaran kali tersebut mengatakan kepada awak media “air kali berubah warna jadi hitam dan bau,yang biasa air tersebut buat kami mandi,nyuci piring,nyuci baju dan keperluan kami sehari-sehari itu sudah tidak bisa digunakan seperti biasanya sudah 3 minggu lebih air kali berubah warna,kami juga tidak tau ini pak kenapa air kali seperti ini”.

Pak Sartani Salah satu warga desa dangduer kp.Kole menambahkan juga kepada awak media”liat pak hasil panen padi saya juga gagal akibat air kali yang berubah jadi warna hitam dan berbau biasanya saya mengambil air kali buat sawah saya dan hasilnya pak liat aja gagal semuanya panen saya yang seharusnya saya buat kehidupan saya ini hasil panen jadi gagal yang diakibatkan air kali yang seperti ini.

Ahmad Judin Kades Pangkat saat diwawancarai oleh awak media membenarkan perihal air kali yang berubah menjadi hitam dan berbau saya dapet laporan warga dan saya langsung mengecek kebetulan rumah saya gak jauh dari kali tersebut,itu kali kayaknya sudah tercampur air limbah dari salah satu pabrik yang ada diruang lingkup kecamatan jayanti rute kali ini dari bendung kesumur bandung dan muara pintu airnya ada disekitaran kali antara sumurbandung dan gembong

kades gembong H.nurjen saat diwawancarai oleh awak media mengatakan dan membenarkan air kali disekitaran gembong dan sumurbandung berwarna hitam pekat tapi saya kurang tau pasti ini dari air limbah pabrik mana,coba ditelusuri saja sampe kemana ini asal air bisa hitam ini.

saat awak media mengitari dan menyisir air limbah hitam dan berbau ini dan menemukan asal dimana air limbah ini keluar ternyata diduga dari salah satu perusahaan PT.Mayora Yang terletak di 3 desa yaitu desa pasir muncang, desa sumur bandung dan desa gembong

saat dikonfirmasi oleh awak media dari perwakilan pihak PT Mayora belum ada merespon dan sampai berita ini ditayangkan awak media dari pihak terkait pun belum bisa dikonfirmasi.

(Fras/Red)

Tinggalkan Balasan