Konsistensi PMII Cilegon Dalam Mengkritik Pembangunan Daerah

0
291

Penabanten.Com, Serang – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Cilegon menggelar Kolokium Pembangunan dan Pembukaan SIG dengan tema “Perempuan garda terdepan pembangunan Kota Cilegon” di Aula Gedung DPRD Kota Cilegon, Minggu, 24 Maret 2019.

Pada kesempatan ini, Giska Rizki Rofiani selalu Ketua KOPRI menuturkan SIG merupakan pelatihan yang harus diikuti oleh semua anggota PMII terkhusus anggota perempuan.

”Di PMII, SIG itu kaderisasi yang harus di ikuti oleh setiap anggota dan kader PMII, dalam rangka menguatkan pemahaman gender baik dalam prespektif Al-Quran dan Hadist maupun dalam prespektif lainnya,” ujarnya.

Di tempat yg sama Ketua PC PMII Kota Cilegon menegaskan bahwa, PMII akan terus konsisten mengkritik dan memberi masukan kepada pemerintah dalam pembangunan daerah.

Baca juga : Bersama Ribuan Masyarakat Banten, Jokowi Perkenalkan 3 Kartu Sakti

”PMII sebagai wadah Mahasiswa Intelktual yang berhaluan islam aslussunah wal jaamaah konsisten melakukan kerja-kerja produktif, baik berbentuk kegiatan yang bersifat penyadaran maupun kritik terhadap pemerintah,” ungkapnya.

Kolokium Pembangunan yang menghadirkan 2 Pembicara tersebut membahas soal peran dan langkah besar perempuan terhadap pembangunan di kota Cilegon.

Dra. Hj. Ratu Ati Marliyati MM. Sebagai Kepala BAPEDA Kota Cilegon menyampaikan, banyak gagasan mengenai Gender dalam prespektif pembangunan baik ekonomi, sosial, budaya dan yang lainnya.

“Pemerintah mengapresiasi bahwa kehadiran PMII mampu menjadi organsasi yang kritis dalam menyikapi banyak kebijakan pembangunn kota Cilegon. PMII juga bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam rangka meminimalisir diskriminasi Gender,” pungkasnya.
(Yoman)

Tinggalkan Balasan