Konsistensi PMII Cilegon Dalam Mengkritik Pembangunan Daerah

- Penulis

Minggu, 24 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.Com, Serang – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Cilegon menggelar Kolokium Pembangunan dan Pembukaan SIG dengan tema “Perempuan garda terdepan pembangunan Kota Cilegon” di Aula Gedung DPRD Kota Cilegon, Minggu, 24 Maret 2019.

Pada kesempatan ini, Giska Rizki Rofiani selalu Ketua KOPRI menuturkan SIG merupakan pelatihan yang harus diikuti oleh semua anggota PMII terkhusus anggota perempuan.

”Di PMII, SIG itu kaderisasi yang harus di ikuti oleh setiap anggota dan kader PMII, dalam rangka menguatkan pemahaman gender baik dalam prespektif Al-Quran dan Hadist maupun dalam prespektif lainnya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tempat yg sama Ketua PC PMII Kota Cilegon menegaskan bahwa, PMII akan terus konsisten mengkritik dan memberi masukan kepada pemerintah dalam pembangunan daerah.

Baca juga : Bersama Ribuan Masyarakat Banten, Jokowi Perkenalkan 3 Kartu Sakti

”PMII sebagai wadah Mahasiswa Intelktual yang berhaluan islam aslussunah wal jaamaah konsisten melakukan kerja-kerja produktif, baik berbentuk kegiatan yang bersifat penyadaran maupun kritik terhadap pemerintah,” ungkapnya.

Kolokium Pembangunan yang menghadirkan 2 Pembicara tersebut membahas soal peran dan langkah besar perempuan terhadap pembangunan di kota Cilegon.

Dra. Hj. Ratu Ati Marliyati MM. Sebagai Kepala BAPEDA Kota Cilegon menyampaikan, banyak gagasan mengenai Gender dalam prespektif pembangunan baik ekonomi, sosial, budaya dan yang lainnya.

“Pemerintah mengapresiasi bahwa kehadiran PMII mampu menjadi organsasi yang kritis dalam menyikapi banyak kebijakan pembangunn kota Cilegon. PMII juga bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam rangka meminimalisir diskriminasi Gender,” pungkasnya.
(Yoman)

Berita Terakait

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum
Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam
SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.
Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas
Kritik Sadis Mahasiswa: Pemerintah Banten Gagal Total Garansi Hak Pendidikan.

Berita Terakait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:20 WIB

SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:03 WIB

Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kritik Sadis Mahasiswa: Pemerintah Banten Gagal Total Garansi Hak Pendidikan.

Berita Terabru