Dukung PPDB,  Kepala Desa Bunar Kecamatan Sukamulya Beri Pernyataan

- Penulis

Senin, 15 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Balaraja – Terkait Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2019 terkesan rancuh dan tebang pilih dari program zonasi yang diluncurkan pemerintah.
Dari lingkungan yang sama salah satu warga yang merasa dirugikan dari zonasi sama, warga tersebut memberikan keterangan mengeluh lantaran tetangga masuk di zonasi sementara anaknya tidak.

Adalah Yusuf warga villa Balaraja desa Saga dimana anaknya tidak masuk dalam daftar masuk sekolah SMPN 2 Balaraja mengeluh akan tetangganya yang masuk di SMPN2 Balaraja padahal satu RW di villa Balaraja kecamatan Balaraja.

Baca Juga :Terkait PPDB, Orang Tua Siswa Minta Kepsek SMPN 2 Balaraja Dicopot

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid SMP kabupaten Tangerang, Fachruddin menjelaskan dengan tegas pada wartawan pena Banten bahwa zonasi kepada calon PPDB tidak terikat pada jarak Google map yang menjadi panduan para sekolah pada calon siswa.
” Tidak ada ukuran jarak dalam zonasi dalam Permen ( pemerintahan menteri nomor 20 tahun 2019) yang kita tekankan pada calon siswa, semuanya kembali kepada pada kepala sekolah terkait,” ungkap Kabid SMP pada obrolannya di seluler.

Terpisah, Hamid kepala desa Bunar kecamatan Sukamulya kabupaten Tangerang, menegaskan bahwa satupun siswa yang tamat dari SD desa Bunar tidak diterima oleh SMPN2 Balaraja diduga pilih tenang dari jarak yang menjadi delima pada calon siswa.
” Orang tua siswa yang tamat dari SD desa Bunar marah pada para guru SD di Bunar pak, saya berharap ini ada solusi pada anak bangsa kedepannya,” ungkap Hamid pada pena Banten. ( Benny)

Berita Terakait

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum
Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam
SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.
Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas
Kritik Sadis Mahasiswa: Pemerintah Banten Gagal Total Garansi Hak Pendidikan.
TKA Digelar di SDN Sukadame 1, Kepala Sekolah Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Siswa
Raker BEM KBM Untirta “Kabinet Berdampak”, Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Kondusivitas Kamtibmas
Pengurus PGRI Pandeglang Gelar Rapat Koordinasi di Kawasan Wisata Carita

Berita Terakait

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:20 WIB

SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:03 WIB

Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kritik Sadis Mahasiswa: Pemerintah Banten Gagal Total Garansi Hak Pendidikan.

Selasa, 28 April 2026 - 09:07 WIB

TKA Digelar di SDN Sukadame 1, Kepala Sekolah Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Siswa

Senin, 16 Maret 2026 - 14:15 WIB

Raker BEM KBM Untirta “Kabinet Berdampak”, Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Kondusivitas Kamtibmas

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:06 WIB

Pengurus PGRI Pandeglang Gelar Rapat Koordinasi di Kawasan Wisata Carita

Berita Terabru