DPD DPC Ormas Badak Banten Kab Tangerang Bersama Katar Tutup Galian Tanah Dibatarpanjang Diduga Belum Ada Izin

0
13

Penabanten.comTigaraksa Ketua DPD Badak Banten Kabupaten Tangerang beserta anggota pengurus DPC se Kabupaten Tangerang dan beserta karang taruna Bantar panjang Mendengarkan Keluhan Masyarakat Setempat dan menanggapai berita di beberapa media Terkait Galian Tanah Buka Tutup yang berada di sekitar wikayah kecamatan tigaraksa DPD dan DPC Badak Banten demo untuk menutup galian tanah yang berlokasi di jalan raya Tigaraksa – Adyaksa, Jumat malam (23/04/2021).

Tentu saja asal terjadinya geruduk galian tanah yang bermula dari Kejadian ini adanya laporan dari warga bantar panjang kecamatan Tigaraksa yang melaporkan dan megeluh kepada ketua DPD Badak Banten Kabupaten Tangerang Ahmad Saepudin SH MH, yang mengatakan bahwa galian tanah yang ada dijalan raya Tigaraksa, Batarpanjang Adiyasa tersebut di duga Ilegal atau belum memliki izin untuk melakukan pengupasan atas lahan tersebut.

Saat ditemui Ketua DPD Badak Banten Kabupaten Tangerang Ahmad Saepudin SH MH Menjelaskan bahwa ormas Badak Banten menyampaikan aspirasi dan aksi untuk menunjukan bahwa apa yang dilakukan itu salah, karena pengusaha seharusnya mengurus legalnya, apabila legal sudah dimiliki silahkan berkoordinasi dengan wilayah Setempat.

Ketua DPD hormas Badak Banten Kab. Tangerang Bersama Nanggota

“Masyarakat Bersama Kami bersama Ormas Badak Banten dan gabung dengan karang taruna bantar panjang, yang di komandoin oleh ormas Badak Banten sebagai sosial kontrol menyampaikan aksi demo malam ini untuk menutup galian tanah di batarpanjang adiyasa ini karena dianggap telah menyalahi aturan, yang di duga pengusaha belum mengurus izin untuk melakukan galian, maka kami menutup kegiatan Ilegal tersebut,” agar para pemilik usaha gakian tanah untuk segera lengkapi perizinanaya

Sementara itu wakil dari pengusaha Ahyudin mengatakan kami ingin musyarawah untuk mufakat, ini ada Miss komunikasi terkait koordinasi.

“Kalau para supir tidak di izinkan jalan malam ini kasihan mas, sudah 2-3 hari mereka menginap, kita tunggu sampai adanya musyawarah besok,” ucapnya.

Sementara itu Ahmad Sujai atau biasa disapa bang Jhuno sekaligus wakil ketua DPD Badak Banten Kabupaten Tangerang mengatakan Negara kita adalah Negara Hukum, sebenarnya saya menginginkan truk truk.yang sudah terisi di kosongkan terlebih dahulu setelah itu silahkan mereka keluar dari Area tandasnya.

“Tapi Ketua kami masih punya rasa empati kepada para supir maka di izinkan truk truk tersebut untuk keluar, dengan catatan seluruh aktifitas galian DI TUTUP sampai dengan adanya musyarawah yang rencananya akan diadakan besok,” Tegasnya ( Riska)

Tinggalkan Balasan