Disepatan Banjir Rendam Ratusan Rumah Setinggi 50 cm

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang, Hujan deras yang mengguyur disejumlah wilayah di Kecamatan Sepatan, pada Kamis (23/1) pagi menyebabkan ratusan rumah di Kampung Dukuh, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, terendam air setinggi 50 cm, Jum’at (24/1/2020).

Camat Sepatan Dadang Sudrajat mengatakan, banjir yang melanda Kampung Dukuh, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan diakibatkan gorong-gorong yang penuh dengan sampah dan lumpur, sehingga sudah tidak sanggup lagi menampung volume air yang tinggi ketika air hujan turun.

“Masalahnya ada saluran air yang tersbumbat oleh sampah dan lumpur sehingga air yang banyak meluap sampai ke kepemukiman warga,” terang Dadang Sudrajat kepada Wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dadang, lingkungan tersebut sudah sering diadakan gotong royong bersama komunitas pemuda, RT, RW dan pihak kelurahan. Namun, karena saluran pembuangan yang kurang dan menyempit menyebabkan air hujan di kampung tersebut tak bisa lari ke mana-mana sehingga meluap.

Lanjutnya, air yang meluap ke pemukiman warga kurang lebih mencapai 50 cm tingginya, dan Kata Dadang, untuk mengantisipasi agar hal serupa tidak terulang dikemudian hari, pihaknya berencana membuat sumur resapan dan pengadaan mesin pompa.

“Kurang lebih sekitar 50 cm, kurang lebih ratusan rumah. Langkah kedepan kita perlu buat sumur resapan, biopori, pengadaan mesin pompa dan juga normalisasi spal yang ada. Sehingga, hal ini tidak akan terjadi lagi di wilayah Kecamatan Sepatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima data korban banjir, namun jika pada kepala desa menginginkan adanya bantuan logistik maka pihaknyabakan segera mengirimkan bantuan.

“Kalau berapanya saya belum tahu karena belum ada data yang masuk, tapi kantor damkar disana juga kena banjir. Langkah kami saat ini jika kepala desa atau camat meminta untuk menurunkan logistik maka akan kami kirim,” katanya.

Menurut Kosrudin, banjir di Kampung Dukuh, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan merupakan hal yang pertama kali. Pasalnya, dari tahun ke tahun setiap musim hujan tidak pernah ada banjir. Kosrudin menduga, banjir di Sepatan ini disebabkan oleh dua faktor, yang lertama karena curah hujan tinggi dan yang kedua karena saluran air yang semakin sempit.

“Ini kali pertama di Sepatan. Menurut saya ada dua kemungkinan banjir di Sepatan ini, ke satu memang karena curah hujan tinggi, ke dua drainase yang semakin kecil, dulu 3 meter sekarang jadi 1 meter, dulu ada mbung atau rawa penampung air sekarang perumahan, ditambah banyak got yang tersumbat juga, jadi bisa dibilang ulah manusia sendiri juga,” katanya.
(Mad Sutisna)

Berita Terakait

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terakait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terabru

Pertanahan

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:42 WIB