Wow Rekor Sudah 2 Sekda Mundur Di Masa Gubernur Wahidin Halim

- Penulis

Rabu, 25 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Sekretatus Daerah Banten, Al Muktabar di informasikan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekda Banten,
Namun terkait alasan mundurnya Al Muktabar sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi.

Ini merupakan sebuah catatan, Di Masa Kepemimpinan Gubernur Banten, Wahidin Halim, sudah 2 orang Sekda yang telah mengundurkan diri. Sebelumnya, Ranta Soeharta, juga telah mengundurkan diri, dan Minggu ini Banten dikejutkan dengan berita mendadak terkait pengunduran diri Sekda, Al Muktabar.

Sekjen DPC MOI Kabupaten Tangerang, H.Retno Juarno mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Sekda, Al Muktabar dengan melakukan pengunduran diri dari jabatannya karena selama ini yang bersangkutan menjadi seorang Sekda, banyak sekali persoalan yang muncul akibat dari Tupoksinya yang tidak dilakukan sebagaimana mestinya,” ujarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu carut marutnya Propinsi Banten secara tata kelola Manajemen Pemerintahan yang dilakukan oleh Al Muktabar, baik jabatan yang melekat sebagai Ketua Baperjakat maupun Ketua Panitia Anggaran Eksekutif,”ujar H.Retno Juarno seraya menambahkan, terlepas yang muncul Issue ada pergesekan dengan kepemimpinan Gubernur WH, tapi keputusan yang diambil Al Muktabar sudah sangat tepat.

Namun, lanjut Sekjen DPC MOI Kabupaten Tangerang, dengan pengunduran diri Sekda maka patut dipertanyakan kembali terkait komunikasi yang disinyalir kurang harmonis antara Sekda dengan Gubernur,,” terangnya

Apalagi ini telah terjadi untuk yang kedua kalinya seorang Sekda mengundurkan diri di Era Kepemimpinan Gubernur WH.
“Hanya dua Sekda itu yang tahu apa yang dirasa kurang nyaman dengan kepemimpinan Gubernur WH,”ungkapnya, sambil meyarankan, hendaknya pak Gubernur juga harus Instropeksi diri dengan kondisi yang terjadi, dan jangan terus menyalahkan yang lain.

Lebih lanjut dijelaskam, mungkin dengan mundurnya Sekda, Al Muktabar, Euphoria ASN di lingkungan Propinsi Banten seperti ada Spirit lagi, karena seperti diketahui bahwa ASN dibawah kepemimpinan Sekda, Al Muktabar, ibarat “Api dalam Sekam”

Namun begitu, ungkap H Retno Juarno yang juga merupakan Ketua LSM Kompak (Komunitas Masyarakat Pemberantas Korupsi) Kabupaten Tangerang, bahwa ini bisa jadi Strategi mundur selangkah untuk menggapai tujuan dua langkah ke depan, yaitu target di tahun 2022 adalah momen di mana Gubernur Banten habis masa jabatannya dan akan duduk posisi Pj Gubernur Banten yang akan ditunjuk oleh Presiden RI,” terangnya

“Jadi, kita lihat Dinamika perkembangan ke depan, bilamana sebelum diputuskan Pj Gubernur Banten, Al Muktabar dilantik menjadi Esselon 1 Struktural di jajaran Kementrian, maka hembusan yang menyatakan tujuannya adalah Pj Gubernur Banten akan semakin mendekati kenyataan,”ujar Retno Juarno

Pada kesempatan ini juga, Retno Juarno menyatakan bahwa apa yang telah diperkirakan oleh rekan – rekan seperjuangkan di Organisasi Media Online Provinsi Banten atau MOI benar jadi kenyataan dengan mundurnya Sekda Banten dengan legowonya,” pungkasnya

( Riska)

Berita Terakait

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik
Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terakait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terabru