Ratusan Wartawan dan LSM Menggelar Aksi di Gedung Bupati Tangerang Tuntut Kades LTS Yang Menghina Melecehkan Profesi

0
16

Penabanten.comTangerang, Ratusan Wartawan berbagai media menggelar aksi di halaman gedung bupati Tangerang, atas dugaan Kepala Desa Wanakerta Kecamatan Sindang Jaya melalui pesan suara yang melecehkan profesi wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sosial Media pada beberapa waktu.

Dalam aksi tersebut Raja Indra mengatakan bahwa walaupun oknum kades sudah meminta maaf tetap saja proses hukum harus ditegakkan ini negeri punya hukum yang berketetapan bukan hukum rimba.

“Maaf akan kami berikan sebagai manusia, akan tetapi proses hukum harus tetap berjalan, tidak bisa dengan kata maaf selesai permasalahan hukum. Jangan menjadikan kami anak tiri sebagai media, saat kami berbuat salah kami selalu masuk penjara, tapi kenapa kalau pejabat berbuat salah selalu minta maaf. Dan kami menyerahkan kepada Bupati dan Kepolisan di Kabupaten Tangerang agar keadilan yang setinggi-tingginya,” ucapnya.

Sementata Taslim Wirawan ketua umum LSM Seroja Indonesia mengatakan bahwa, kami sudah ambil langkah hukum dan membuka Laporan di Polresta Tangerang, yang didampingi rekan media dan LSM.

“Laporan tersebut kami diterima oleh Pak H. Dedi, dari laporan tersebut saya didamping Bu Riska dan Bang Alamsyah, laporan tersebut kami ambil agar tidak bergejolak dibawah. Saya ambil jalan pintu, kita bikin laporan dan pidanakan,” sebutnya.

“Saya berharap Pak bupati dengan hal seperti ini untuk mendukung proses hukum yang sebenar-benarnya dalam negara Republik Indonesia, initinya kami Lembaga dan media tidak ingin menjadi anak tiri atau pengemis pada para pejabat. Saya pengen menangis ketika rekan media mau pun LSM selalu di hinakan dan direndahkan,” tambahnya.

Sementara Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar menjelaskan terkait hal tersebut itu hak masing-masing, dan Pemerinah Daerah (Pemda) pun sudah memeriksa kepada yang bersangkutan (Kades Wanakerta,red) sudah diproses, ucapnya.

Soal Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), kata A Zaki, ini program dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang yang bertujuan untuk membina para Kades terpilih.

“Dan ini jadi satu pelajaran nanti, untuk memasukan kembali mata-mata pelajaran pendidikan dan pelatihan, etika Kades atau pun pemimpin-pemimpin Kades lainnya, ini sudah diterima silahkan Bapak-bapak laporkan karena ini hak masing-masing,” pungkasnya. ( Ris)

Tinggalkan Balasan