Warga Griya Pacurendang Berbagi Di Bulan Suci, Santuni Yatim Dan Duafa

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Bertempat di Majlis Ta’lim Baitul Muttakin Pacurendang, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, puluhan anak yatim dan duafa, disantuni warga Komplek Griya Pacurendang, Kamis, (21/05/2020). Sebelum acara santunan, dalam rangka mematuhi protokol kesehatan Covid-19, Panitia memberikan masker, serta melakukan cek suhu tubuh dan menggunakan hand sanityzer. Hal itu dilakukan untuk memutus dan pencegaan penyebaran Covid-1.

Ketua Panitia Santunan, Jamzami, yang dijumpai usai mengikuti acara santunan mengatakan, acara ini diadakan sebagai bentuk kepedulian warga komplek terhadap masyarakat yang membutuhkan. “Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat. Kegiatan santunan sudah seharusnya dilaksanakan, karena menyantuni mereka adalah salah satu akhlak mulia,” ujarnya.

Dana santunan yang diberikan ini, Lanjutnya, berasal dari warga komplek dan para donatur. Kami berharap, kedepannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. “Alhamdulillah, tahun ini kita bisa menyantuni mereka. Mudah-mudahan tahun depan acara itu akan kita lakukan lagi,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Selama 33 Hari PSBB, Polresta Tangerang Keluarkan 8.945 Teguran Simpatik

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 02, Aceng Kurniawan mengatakan, acara santunan tersebut merupakan ajang silaturahmi dengan masyarakat. Dengan tujuan untuk meringankan beban anak-anak yatim dan piatu yang kurang mampu. “Karena, anak yatim dan duafa sangat membutuhkan pertolongan dan kasih sayang dari kita semua,” ucapnya.

Lebih lanjut Aceng berharap, kegiatan santunan ini, bisa meringankan beban kehidupan anak-anak yatim dan duafa. “Dan semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar di tengah mewabahnya covid-19,” tutupnya. (Do/M4n).

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru